Jakarta – Ajang penghargaan Hoegeng Awards kembali digelar tahun ini, menandai penyelenggaraan kelima untuk mengapresiasi polisi teladan di Indonesia. Masa pendaftaran atau pengusulan nama kandidat Hoegeng Awards 2026 akan dibuka pada Selasa, 27 Januari 2026. Masyarakat dari berbagai daerah diundang untuk mengusulkan polisi teladan yang bertugas di wilayah masing-masing.
Perbaikan Berkelanjutan dan Inspirasi dari Jenderal Hoegeng
Hoegeng Awards tahun kelima ini terus berupaya melakukan perbaikan proses berdasarkan masukan publik dari penyelenggaraan sebelumnya. Program ini terinspirasi oleh keyakinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa masih banyak anggota Polri yang memiliki jiwa keteladanan seperti mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Jenderal Hoegeng dikenal sebagai legenda polisi jujur di Indonesia. Namanya kerap muncul dalam lelucon satire yang dilontarkan almarhum Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dikutip dari buku ‘Tertawa Bersama Gus Dur: Humornya Kiai Indonesia’ karya Muhammad Zikra, Gus Dur pernah melontarkan satire, “Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hoegeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi, dan polisi tidur.”
Mantan Menteri Riset dan Teknologi AS, Hikam, menjelaskan bahwa humor Gus Dur tersebut disampaikan dalam berbagai konteks, namun intinya adalah bentuk kritik terhadap Polri di era Gus Dur. Jenderal Sigit tidak segan menggunakan satire tersebut sebagai bentuk autokritik bagi institusi yang dipimpinnya.
Apresiasi dan Teguran untuk Anggota Polri
Jenderal Sigit menegaskan komitmennya untuk tidak segan menghukum bawahan yang melanggar aturan, sekaligus menyiapkan apresiasi bagi personel berprestasi yang bekerja baik dalam mengayomi dan melindungi warga. Pernyataan ini terbukti bukan sekadar retorika.
Pada tahun 2025, Jenderal Sigit memuji penyelenggaraan Hoegeng Awards dan mengakui bahwa ia sendiri harus mencontoh para polisi peraih penghargaan tersebut. Ia bahkan menyatakan keyakinannya tidak akan lolos jika diikutkan dalam kategori Hoegeng Awards.
“Mungkin kalau saya diikutkan dalam lomba kategori Hoegeng Awards ini terus terang pasti saya tidak lolos,” ujar Jenderal Sigit di malam puncak Hoegeng Awards 2025 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2025). “Karena apa pun mereka luar biasa,” sambungnya.
Jenderal Sigit menambahkan, “Dan saya tidak malu walaupun mereka anak buah saya, tapi terkait dengan masalah integritas, saya mungkin juga harus mencontoh kalian.”
Peran detikcom dan Harapan untuk Polisi Teladan
Tahun ini, detikcom kembali bekerja sama dengan Polri untuk mencari polisi-polisi teladan yang layak diapresiasi. Meskipun Polri masih memiliki kekurangan, harapan akan munculnya sosok polisi teladan terus dipupuk.
Hoegeng Awards 2026 akan dianugerahkan kepada lima polisi yang diusulkan oleh pembaca detikcom. Terdapat lima kategori dalam penghargaan ini:
- Polisi Inovatif
- Polisi Berdedikasi
- Polisi Berintegritas
- Polisi Pelindung Perempuan dan Anak
- Polisi Tapal Batas dan Pedalaman
Proses penjaringan kandidat penerima Hoegeng Awards 2026 dimulai pada Selasa besok melalui pengusulan via formulir digital. Pembaca detikcom dapat mengusulkan nama polisi yang dinilai patut menjadi teladan melalui tautan yang akan dibagikan.
Setelah proses penjaringan selesai, penerima penghargaan Hoegeng Awards 2026 akan diumumkan dalam acara penganugerahan pada Juli 2026. detikcom mengajak pembaca setia dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi mengawal perbaikan Polri melalui partisipasi di Hoegeng Awards 2026. Usulan dari pembaca diharapkan menjadi penyemangat bagi personel Polri untuk terus berbenah diri.






