Berita7 — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) memberikan semangat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) agar tetap optimistis dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ia mengajak para penerima manfaat untuk memanfaatkan program pemberdayaan yang disediakan Kementerian Sosial guna meningkatkan kemandirian mereka, dengan tujuan akhir mencapai graduasi dari kepesertaan PKH.
HNW menyoroti kisah inspiratif keluarga pesepak bola muda Spanyol, Lamine Yamal dan Nico Williams, yang berhasil menjadi juara dunia meskipun berasal dari keluarga imigran miskin. Keberhasilan mereka tidak lepas dari optimisme dan kerja keras orang tua yang mampu mengangkat status ekonomi dan sosial keluarga.
“Kisah keluarga Lamine dan Nico mengajarkan bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah. Justru para orang tua yang saat ini menghadapi keterbatasan ekonomi harus berupaya semaksimal mungkin agar anaknya keluar dari kondisi tersebut, dengan meningkatkan tingkat kesejahteraan hidup mereka, yang dalam konteks PKH disebut sebagai Graduasi. Kesuksesan tersebut pasti berdampak lintas generasi,” ujar HNW, Kamis (23/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan HNW saat melakukan Supervisi P2K2 di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7).
Anggota Komisi VIII DPR RI ini menjelaskan bahwa Program Keluarga Harapan merupakan amanat konstitusi, sesuai dengan Pasal 34 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945, yang mengamanatkan negara untuk mengembangkan sistem jaminan sosial dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu.
Oleh karena itu, meskipun negara menghadapi kondisi ekonomi yang sulit dengan utang hampir Rp 10.000 triliun, program ini tetap dijalankan dan diprioritaskan.
“Maka sudah sangat seharusnya jika amanah ini dijaga dan disukseskan oleh para KPM PKH, salah satunya dengan aktif mengikuti P2K2 agar kapasitas keluarga terus meningkat, ketrampilan meninggi, dan memiliki mindset positif dan produktif tentang tantangan kehidupan yang lagi dijalani. Apalagi Mensos juga sudah mengingatkan bahwa santunan ini sementara saja sementara berdaya itu selamanya,” lanjutnya.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Dapil DKI Jakarta II ini juga mengungkapkan adanya berbagai program lanjutan yang dapat dimanfaatkan oleh KPM. Program tersebut meliputi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dengan bantuan modal usaha hingga Rp5 juta, KIP Kuliah bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan, serta PIP Madrasah bagi peserta didik madrasah.
Selain itu, HNW mengapresiasi para Pendamping PKH yang dinilainya memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas sebagai ujung tombak penyaluran bantuan sosial PKH.
“Kami di Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal agar program-program perlindungan sosial bisa terus berkelanjutan dan tepat sasaran, serta mampu melahirkan keluarga yang mengatasi masalah ekonomi dan sosialnya, menjadi mandiri dan sejahtera,” pungkas HNW.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Camat Menteng Fajar Suherman Putra, Lurah Gondangdia Gabriel Mahardhika, Kasatpsel Sosial Menteng Dewi Indriana, Katim Pendamping PKH DKI Jakarta Andi Mawardi, dan Katim Pendamping PKH Kota Jakarta Pusat Fadli.
Ikuti Berita7
