Jakarta – Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai diangkut pada Jumat (09/01/2026). Keberadaan gunungan sampah ini telah menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga selama bertahun-tahun.
Pantauan di lokasi pada pukul 09.30 WIB, gunungan sampah masih terlihat di bagian belakang pasar. Tumpukan tersebut cukup tinggi, bahkan mencapai setengah tinggi tiang lampu jalan. Tembok pembatas antara pasar dengan permukiman warga juga tampak jebol, menyebabkan sampah berjatuhan ke arah permukiman.
Sejumlah alat berat, termasuk truk pengangkut dan eskavator, telah dikerahkan untuk menangani masalah sampah ini. Sebelumnya, warga telah berulang kali mengeluhkan bau busuk yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah tersebut.
Salah seorang warga RT 03/RW 04 Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Roni, menyatakan bahwa masalah sampah ini sudah berlangsung lama. “Wah sudah lama sekali. Tahunan, bukan bulan. Kalau sudah dibersihkan ya tidak bau. Tapi kalau numpuk lagi, ya bau lagi,” kata Roni, dilansir Antara, Kamis (08/01/2026).
Ia menambahkan bahwa bau menyengat biasanya muncul ketika sampah sedang dibongkar atau saat musim hujan. Dalam beberapa waktu terakhir, tumpukan sampah di kawasan Pasar Induk terlihat semakin menggunung.






