Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) secara resmi menerima Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, sebagai anggota baru. Keputusan ini diambil karena Dony dinilai memiliki semangat juang yang sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Partai Gerindra.
Semangat Perjuangan yang Sama
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa penerimaan Dony Ahmad Munir didasari oleh dedikasi dan perjuangan yang telah ia tunjukkan untuk masyarakat Sumedang. “Kenapa kami berbesar hati menerima Bapak Bupati Sumedang menjadi anggota terbaru Partai Gerindra itu karena apa yang telah Pak Dony buktikan malam hari ini,” ujar Sugiono dalam keterangannya pada Sabtu (14/2/2026).
Dony Ahmad Munir secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra yang diserahkan langsung oleh Sugiono di Alun-alun Sumedang pada Jumat (13/2) malam. Sugiono menekankan bahwa Gerindra memandang politik sebagai sebuah jalan perjuangan.
“Apa yang telah Pak Dony perjuangkan, Pak Dony lakukan untuk masyarakat Sumedang, menjaga alam, budaya, masyarakat, menjaga bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjadi masyarakat yang dipimpinnya, itu yang sudah ditunjukkan,” jelas Sugiono.
Kader Gerindra: Pejuang Politik
Sugiono menambahkan bahwa kader Partai Gerindra bukanlah sekadar politisi, melainkan pejuang yang terjun ke kancah politik. Ia menegaskan keyakinan partai terhadap demokrasi sebagai jalan untuk membela kaum yang lemah, miskin, dan tertindas.
“Bahwa kader Partai Gerindra bukan politisi. Kader Gerindra itu adalah pejuang yang terjun ke kancah politik. Kita tahu dan yakin demokrasi adalah jalan yang kita pilih, terjun ke kancah politik untuk membela kaum yang lemah, kaum yang miskin, dan kaum yang tertindas,” tuturnya.
Sugiono juga menyampaikan terima kasih kepada Dony Ahmad Munir atas keputusannya bergabung dengan Gerindra. Ia berharap bergabungnya Dony dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Sumedang di masa mendatang. Penyerahan KTA tersebut disaksikan oleh masyarakat Sumedang yang hadir di Alun-alun, serta sejumlah politikus Gerindra seperti Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa.






