Pacitan – Seorang warga bernama Joko Santoso (53) meninggal dunia setelah berhasil menyelamatkan diri dari gempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur. Jenazah korban telah dimakamkan pada Jumat (6/2/2026).
Sie Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheni, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan kronologi meninggalnya warga Dusun Krajan Kidul, Desa Tanjungpuro, Pacitan. “Sesaat setelah guncangan keras terjadi, almarhum sempat melakukan evakuasi mandiri dan berada di luar rumah bersama istri dan anaknya,” ujar Thomas.
Saat itu, korban sempat duduk dan berbincang dengan tetangga untuk menenangkan diri. Namun, ketika hendak bangkit, tubuhnya tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri. Warga segera membawanya ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Ngadirojo.
Kepala UPT Puskesmas Ngadirojo, dr. Rini Endrawati, menerangkan bahwa korban memiliki riwayat hipertensi. “Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat hipertensi dan sering mengeluh pusing,” jelas dr. Rini saat dikonfirmasi.
Korban tiba di UGD Puskesmas Ngadirojo pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Tiba di UGD (Unit Gawat Darurat) sekitar pukul 01.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” pungkas dr. Rini yang memeriksa langsung jenazah.






