Berita7 — Jakarta — Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah menjalani pelatihan akan siap disebar dan mulai bertugas pada awal Agustus 2026.
Pernyataan itu disampaikan Ferry saat rapat Komisi VI DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade di DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Ferry mengatakan para manajer tersebut dilatih secara paralel dan ditargetkan rampung pada minggu pertama Agustus.
“Mengenai SDM kami secara paralel melatih 30 ribu manajer Kopdes dengan harapan di minggu pertama Agustus sudah selesai pelatihan dan akan ditempatkan dan disebar ke masing masing Kopdes Merah Putih yang ada,” kata Menkop Ferry saat rapat Komisi VI DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade di DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan manajer akan ditempatkan bersama pegawai yang direkrut dari warga setempat untuk mendukung operasional koperasi di desa dan kelurahan.
“Diharapkan nanti bersama dengan pegawai yang ada yang memang diprioritaskan warga masyarakat desa dan kelurahan itu terlibat dalam membantu kita dalam operasionalisasi,” imbuh dia.
Menurut Ferry, pada Agustus 2026 terdapat sekitar 35 ribuan KDKMP yang ditargetkan siap beroperasi secara bertahap. Dari jumlah itu, fokus awal adalah 30 ribu unit yang siap operasional.
“Yang siap operasional 30 ribu, kami fokus yang operasional 30 ribu, harapannya baru nanti secara bertahap 35 ribuan bangunan fisik sudah selesai,” ujarnya.
Menjawab isu masa kerja manajer yang hanya dua tahun, Ferry membantah interpretasi tersebut dan menjelaskan status kontrak saat ini serta rencana penetapan status setelah periode kontrak selesai.
“Nggak, nggak, salah, sekarang manajer itu kontrak 2 tahun dan statusnya PKWT Agrinas Para Nusantara. Selain manajer itu warga lokal, setelah 2 tahun itu nanti kita atur dalam Peraturan Presiden statusnya seperti apa,” tutur Ferry.
Ikuti Berita7
