Berita

Faskes di Sumut dan Sumbar Beroperasi Normal Pascabencana, Dua Puskesmas Aceh Masih Luar Gedung

Advertisement

JAKARTA – Hampir seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terdampak bencana alam kini telah beroperasi secara fungsional. Hanya dua unit puskesmas di Aceh yang masih menjalankan pelayanan di luar gedung karena dalam proses perbaikan.

Dua Puskesmas Aceh Masih Perlu Perbaikan

Juru bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana Sumatra, Amran, menjelaskan bahwa dua puskesmas yang dimaksud adalah Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak-lak di Aceh Tenggara. Pelayanan di kedua lokasi tersebut masih dilakukan di luar gedung.

“Seluruh faskes rumah sakit dan puskesmas dalam kondisi fungsional. Untuk yang di Aceh kecuali Puskesmas Lokop, yaitu di Desa Lokop, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur. Ini pelayanan dilakukan di luar gedung. Artinya, berfungsi tapi masih di luar gedung,” kata Amran dalam jumpa pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

“Kemudian Puskesmas Jambur Lak-lak, di Desa Jambur Lak-lak, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, pelayanan dilakukan di luar gedung,” lanjutnya.

Amran merinci, total ada sekitar 152 unit puskesmas yang terdampak dan sempat berhenti beroperasi. Dari jumlah tersebut, 141 unit berada di Aceh, 67 unit di Sumatera Utara, dan 72 unit di Sumatera Barat.

Faskes Sumut dan Sumbar Berfungsi Penuh

Ia menambahkan, seluruh puskesmas dan rumah sakit di Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terdampak bencana kini dilaporkan berfungsi dengan baik. Dengan demikian, dari total 280 unit faskes yang terdampak di tiga provinsi, hanya menyisakan dua puskesmas di Aceh yang pelayanannya masih di luar gedung.

Advertisement

Menkes: 41 RS Tak Beroperasi Kini Berfungsi

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengungkapkan bahwa seluruh rumah sakit yang terdampak bencana di Sumatera sudah mulai beroperasi, meskipun masih terbatas. Saat bencana alam terjadi pada akhir November 2025, tercatat ada 41 rumah sakit yang tidak beroperasi sama sekali.

“Rumah sakit di Sumatera, kita itu ada 41 yang tidak beroperasi pada saat 26 November. Sekarang alhamdulillah, 100 persen sudah mulai beroperasi, walaupun bertahap, IGD-nya dulu atau ruang operasinya dulu,” ungkap Menkes dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, yang dilihat dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/12/2025).

Menkes mencontohkan Rumah Sakit Tanjung Pura Langkat, yang sempat dikunjungi Presiden Prabowo, kini sudah mulai beroperasi. Rumah sakit tersebut telah dibersihkan dan dapat melayani masyarakat melalui IGD serta operasi terbatas.

“Nanti, ini akan kita tingkatkan terus, agar bisa di layanan full-nya jalan,” ujar Menkes.

Advertisement