Berita

ETLE Mobile Handheld Presisi: Polda Metro Tingkatkan Pengawasan Pelanggaran Lalu Lintas Secara Dinamis

Advertisement

JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kini memperkuat sistem penindakan pelanggaran lalu lintas dengan kehadiran ETLE Mobile Handheld Presisi. Perangkat ini memungkinkan petugas di lapangan untuk menindak pelanggar secara dinamis, melengkapi kamera ETLE statis yang telah ada.

Pengawasan Lebih Luas dan Dinamis

Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan pelanggaran. Mulai dari jalan protokol hingga kawasan objek vital seperti Bandara Soekarno-Hatta, petugas kini dibekali teknologi untuk menjaring pelanggar yang sebelumnya luput dari pantauan kamera statis.

“Penindakan dilakukan secara dinamis. Petugas di lapangan kini dibekali perangkat ETLE Mobile Handheld untuk menjaring pelanggar yang tidak tertangkap kamera statis,” ujar Irjen Agus Suryonugroho kepada detikcom, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan rekaman video, penindakan menggunakan ETLE Mobile Handheld Presisi telah dilaksanakan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya, termasuk Subdit Gakkum Ditlantas, Satlantas Jakarta Utara, Satlantas Jakarta Timur, dan Satlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Petugas terlihat sigap memotret pengendara yang melanggar aturan, termasuk menindak kendaraan yang parkir liar dan berhenti sembarangan di sekitar Bandara Soetta yang kerap memicu kemacetan.

Fokus Pelanggaran dan Pendekatan Humanis

Sistem ETLE Mobile Handheld memungkinkan penindakan pelanggaran secara langsung di tempat. Beberapa pelanggaran utama yang menjadi fokus petugas meliputi:

  • Tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman
  • Menggunakan ponsel saat berkendara
  • Melawan arus lalu lintas
  • Melanggar rambu lalu lintas
  • Parkir liar

Penindakan dilakukan dengan pendekatan humanis, disertai edukasi kepada pengendara agar tidak mengulangi perbuatannya. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera yang lebih efektif sekaligus meminimalisir interaksi langsung antara petugas dan pelanggar untuk mencegah potensi pungutan liar.

“Semua ini demi ketertiban dan keselamatan bersama. Kami ingin masyarakat sadar bahwa pengawasan ada di mana-mana, bukan hanya di titik yang ada kameranya saja,” pungkas Irjen Agus.

Advertisement

Modernisasi Tata Kelola Lalu Lintas

Penggunaan ETLE Mobile Handheld Presisi merupakan bagian dari kebijakan strategis Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dalam mendorong modernisasi tata kelola lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi ditekankan sebagai instrumen utama dalam membangun sistem lalu lintas yang transparan, terukur, dan berorientasi pada keselamatan.

Digitalisasi pengawasan bukan hanya soal perangkat, melainkan bagian dari reformasi kultural menuju pelayanan publik yang profesional dan akuntabel. ETLE Mobile Handheld dirancang sebagai perangkat pengawasan elektronik yang fleksibel dan dinamis, memungkinkan pemantauan di berbagai titik strategis.

Keunggulan dan Dampak Transformasi Digital

Keunggulan ETLE Mobile Handheld terletak pada kemampuannya melakukan dokumentasi digital secara real time yang terintegrasi langsung dengan sistem Back Office ETLE. Setiap data yang terekam tersimpan secara sistematis dan terdokumentasi secara elektronik, mendukung tertib administrasi serta transparansi pengelolaan data lalu lintas.

Perangkat ini diharapkan menjadi instrumen pembangun budaya tertib berlalu lintas. Kehadiran sistem digital yang objektif dan terukur mendorong masyarakat untuk semakin sadar bahwa setiap aktivitas di ruang lalu lintas berada dalam ekosistem yang modern dan terintegrasi.

Melalui optimalisasi ETLE Mobile Handheld Presisi, Irjen Agus menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam membangun sistem lalu lintas yang berorientasi pada keselamatan, keteraturan, serta perlindungan masyarakat. Transformasi digital ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan pengawasan yang profesional, humanis, dan berbasis teknologi demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara menyeluruh.

Advertisement