Polda Riau menggelar panen raya jagung serentak sebagai upaya mendukung kedaulatan pangan nasional. Dari total lahan seluas 36 hektare yang digarap, Polda Riau dan jajarannya berhasil memanen 100 ton jagung pada kuartal IV tahun 2025-2026.
“Total luasan yang kita lakukan penanaman pada kuartal IV ada 36 hektare dan untuk hasil panennya ada 100 ton,” kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di Kampar, Kamis (8/1/2026).
Panen raya jagung ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui video conference dari Cikarang, Bekasi. Polda Riau memusatkan kegiatan di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, bersama polres jajaran. Acara ini dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, serta unsur Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Kampar.
Sebelumnya, pada kuartal I periode 2025-2026, Polda Riau telah mengelola lahan seluas 56,35 hektare dengan total produksi sekitar 35 ton jagung. Secara akumulatif, total lahan tanam jagung di Riau mencapai 1.805,26 hektare dengan estimasi panen 526,67 ton.
Irjen Herry Heryawan mengapresiasi kerja keras kelompok petani yang telah mewujudkan program nasional pencapaian kedaulatan pangan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kita patut bersyukur, target swasembada pangan, yang semula diproyeksikan dalam empat tahun, berhasil diwujudkan dalam satu tahun pada 2025 kemarin. Ini adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, TNI, Polri, petani, dan seluruh elemen masyarakat,” jelas Irjen Herry.
Kapolda Riau juga menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan implementasi dari konsep Green Policing. Konsep ini menunjukkan peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya ketahanan pangan berjalan seiring dengan kepentingan ekologi dan sosial. Ini bagian dari tanggung jawab moral kita menjaga bumi untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda berharap keberhasilan panen raya di Kampar dapat menjadi stimulus bagi wilayah lain untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lahan. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat akan menunjang stabilitas sosial dan menciptakan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Jika rakyat sejahtera dan cukup pangan, stabilitas keamanan akan lebih mudah diwujudkan,” pungkas Irjen Herry.






