— Dua warga negara China, Guo Xingyou (29) dan Sha Gingyang (30), tewas setelah tenggelam saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Insiden terjadi ketika pasangan suami istri itu melakukan snorkeling tanpa mengenakan jaket keselamatan di lokasi yang menjadi tujuan wisata populer untuk trekking dan snorkeling.

“Kedua korban berenang tanpa mengenakan jaket keselamatan (life jacket). Tidak ada yang melakukan pengawasan langsung saat mereka berada di dalam air,” ungkap Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang.

Menurut penjelasan polisi, kejadian bermula saat kapal dek terbuka KM Rinca Story (GT 19) berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo pada Rabu (15/7) siang sekitar pukul 10.00 Wita. Kapal milik Agus Prawijaya itu membawa sejumlah wisatawan domestik dan asing menuju Pulau Kelor.

Setibanya di Pulau Kelor, para wisatawan turun ke pantai dan melakukan trekking sebelum melakukan aktivitas snorkeling. Saat Guo dan Sha berada di dalam air, tidak ada kru kapal maupun pemandu wisata yang melakukan pengawasan langsung.

“Diduga kuat, kedua korban terseret arus laut yang kencang dari sisi barat pulau hingga mengalami kelelahan ekstrem,” kata Christian.

Guo Xingyou ditemukan mengapung di perairan Pulau Kelor. Sejumlah wisatawan lain mencoba memberikan pertolongan dengan Resusitasi Jantung Paru (RJP), tetapi nyawanya tak tertolong.

Sementara jasad Sha Gingyang ditemukan pada kedalaman 23 meter di dasar laut oleh tim SAR gabungan. Kedua jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo.

Baca berita selengkapnya di sini.