Bogor – Kepolisian Sektor (Polsek) Cariu menangkap dua orang berinisial R (37) dan YA (30) di Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Bogor, Jawa Barat. Keduanya diduga melakukan pencurian komponen elektronik pada truk milik perusahaan tempat mereka bekerja.
Modus Pencurian Komponen Truk
Kapolsek Cariu Kompol Agus Hidayat menjelaskan, kedua pelaku yang merupakan sopir truk di PT Bahagia Bangun itu berhasil menggasak Electronic Control Unit (ECU) dan speedometer dari deretan truk tronton. Pencurian tersebut terjadi pada Senin, 2 Februari 2026.
“R alias Komet (37) dan YA (30) diringkus polisi setelah terbukti menggasak ECU dan Speedometer dari deretan truk tronton milik PT Bahagia Bangun,” kata Agus Hidayat, Jumat (13/2/2026).
Agus menambahkan, penangkapan kedua pelaku merupakan bagian dari rangkaian Operasi C3 yang digencarkan Polres Bogor. Modus pencurian ini baru terungkap setelah truk yang dikemudikan para pelaku mengalami error pada sistem komputernya.
Audit Perusahaan Ungkap Kehilangan Barang
Pihak perusahaan kemudian melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap armada truk mereka. Dari hasil audit tersebut, perusahaan terkejut mendapati 7 buah ECU dan 2 buah speedometer telah raib dari tempatnya.
“Pihak perusahaan terkejut menemukan 7 buah ECU dan 2 buah Speedometer telah raib dari tempatnya,” bebernya.
Perusahaan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Penyelidikan pun langsung dilakukan. Dalam proses penyelidikan, petugas menemukan satu alat pengukur kecepatan atau speedometer berada di tangan R.
Pengakuan Pelaku dan Proses Hukum
Setelah diinterogasi, R mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama rekan seprofesinya, YA.
“Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama rekan seprofesinya, YA,” jelasnya.
Kedua pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Cariu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah menjalani pemeriksaan, R dan YA ditetapkan sebagai tersangka.
“Tersangka akan kita jerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan. Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mencari barang bukti ECU lainnya yang telah diambil oleh para pelaku,” pungkasnya.






