Dua Maling Bobol Kantor Swalayan Lewat Atap, Ratusan Juta Raib Seketika

by -
Dua Maling Bobol Kantor Swalayan Lewat Atap, Ratusan Juta Raib Seketika
Kapolsek Sagulung AKP Riyanto yang bersama Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Rifi Hamdani Sitohang, saat menunjukkan barang bukti di gelar perkara mapolsek Sagulung. (Foto: Ilham/berita7)

berita7.co id, BATAM – Bermodalkan kunci pas, tang dan obeng, dua pria paruh baya berhasil membobol sebuah kantor swalayan Viktoria di kawasan Sagulung, pada sabtu (19/10) lalu. Kedua pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai ratusan juta, serta beberapa barang berharga lainnya.

Salah seorang pelaku, Fadli (39) terpaksa di hadiahi dua timah panas di kedua kaki nya yang mencoba melawan saat proses penangkapan.

Pelaku bisa masuk kedalam rumah tersebut melalui atap rumah, dan selanjutnya menjebol plafon, agar kedua pelaku masuk ke dalam rumah tersebut.

Baca juga : Awas Banyak Uang Palsu di batam

Fadli mengaku, hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk bisa membobol rumah yang telah di lakukan pengintaian tersebut.

“Ya kami panjat dinding rumah itu, terus kami ke atap dan jebol plafon, baru bisa masuk ke dalam rumah tersebut” kata Fadli yang masih menahan rasa sakit di kedua kaki nya.

Lanjut Fadli, ia tidak sulit untuk mencari uang dan benda-benda berharga lainnya, karena semua uang dan barang berharga di rumah itu hanya tersimpan di laci meja.

“Kami langsung nyari barang-barang berharga itu ke dalam laci, dan langsung dapat,” ujarnya.

Fadli mengaku bahwa aksi pencurian itu dilakukan sekitar pukul 23.00 wib malam, dan dirinya baru keluar rumah tersebut sekitar pukul 05.00 wib.

Sementara Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto yang saat gelar perkara juga di dampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Rifi Hamdani Sitohang mengatakan bahwa penangkapan para pelaku pelaku pencurian dan juga seorang penadah.

Bermulai dari laporang yang di terima oleh Polsek Sagulung pada Sabtu (19/10) lalu dan langsung melakukan penyelidikan, oleh tim opsnal tertutup Polsek Sagulung yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Rifi Hamdani Sitohang.

Tepat 10 hari setelah aksi pencurian di kawasan Swalayan tersebut, pelaku di amankan di kediamannya yang berlokasi di area bengkong yang tengah bersama keluarga nya.

“Dia lakukan perlawanan kepada pihak kepolisian, dengan terpaksa harus kita lumpuhkan dengan timah panas pada kedua kaki pelaku,” Kata Kapolsek Sagulung.

Keberadaan pelaku berhasil diketahui setelah tim opsnal tertutup berhasil mengamankan seorang penadah yang bernama Yudha (35) beberapa saat sebelumnya.

“Jadi pertama kita amankan penadahnya dulu, baru kita kembangkan. Setelah itu baru kita dapati alamat lengkap para pelaku,” Jelas Riyanto.

Dikatakan oleh Kapolsek Sagulung, bahwa pihak nya masih melakukan pemburuan kepada satu pelaku lainnya, yang telah masuk kepada Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku dijerat dengan pasal 364 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal tujuh (7) tahun penjara. Pelaku penadah akan di jerat dengan pasal 380 KUHP, denfa hukuman maksimal empat (4) tahun penjara,” ujarnya. (Ilham)