— JAKARTA – Dua orang penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, berhasil selamat setelah mengapung selama empat hari di lautan. Asmal (24) dan Nurmiati (46) ditemukan terdampar di Kabupaten Pangkep dalam kondisi selamat, setelah bertahan hidup menggunakan gabus bersama tiga jenazah korban lainnya.

Menurut Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, kedua korban ditemukan berada di atas sebuah gabus dengan mengenakan jaket pelampung. Keduanya kemudian dievakuasi ke Pulau Matala’ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.

Asmal dan Nurmiati adalah warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kepulauan Selayar. Sebelum ditemukan, mereka bersama tiga rekan mereka menjadi korban dalam insiden tenggelamnya kapal tersebut.

Berdasarkan keterangan awal dari kedua korban, awalnya terdapat lima orang yang bertahan di atas gabus. Namun, selama perjalanan hanyut di lautan yang memakan waktu beberapa hari, tiga orang di antara mereka dilaporkan meninggal dunia.

Kedua korban mengaku terpaksa melepaskan jenazah ketiga rekan mereka ke laut setelah sekitar dua malam karena kondisi jenazah yang sudah membusuk. Hingga kini, identitas ketiga korban yang meninggal tersebut masih belum dapat dipastikan.

Didid menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami informasi mengenai tiga korban yang dilaporkan meninggal tersebut, apabila kondisi kedua korban yang selamat sudah memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Informasi dari kedua korban ini menjadi petunjuk penting untuk upaya pencarian yang lebih maksimal.