Tawuran antarwarga kembali pecah di underpass Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1/2026) sore. Aksi brutal yang melibatkan lemparan batu dan petasan ini berhasil dibubarkan oleh aparat kepolisian.
Situasi Terkini dan Penanganan Polisi
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengonfirmasi bahwa situasi di lokasi kini telah aman. “Sudah aman itu. Aparat keamanan sudah berada di TKP,” ujarnya pada Jumat (2/1/2026).
Tawuran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini bermula dari suara petasan yang terdengar dari Jalan Dr Saharjo atau terowongan Kelurahan Manggarai. Tak lama kemudian, dua kelompok warga dari RW 04 dan RW 012 terlibat saling serang.
“Awal mula kejadian terdengar suara petasan dari Jalan Dr Saharjo atau terowongan Kelurahan Manggarai. Tidak lama kemudian warga RW 04 dan RW 012 saling menyerang melempar batu dan petasan di terowongan Manggarai,” jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih.
Aksi tawuran ini melibatkan sekitar 20 orang dari Gang Tuyul RW 04 melawan warga Magasen RW 12 Kelurahan Manggarai. Pembubaran dilakukan oleh anggota kepolisian yang dipimpin oleh Kabagops Polres Metro Jaksel, AKBP Hadi Susanto, dan Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan.
“Piket Fungsi dan Presisi Polres dapat mendorong mundur kedua belah pihak dan mengimbau warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Kompol Murodih.
Situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman kondusif pada pukul 16.10 WIB. Polisi kemudian melakukan patroli dari gang ke gang di wilayah RW 04 dan RW 12 untuk memastikan keamanan.
Tawuran Berulang dan Upaya Pencegahan
Peristiwa ini merupakan kali kedua tawuran pecah di underpass Manggarai dalam dua hari berturut-turut, setelah sebelumnya terjadi pada Kamis (1/1/2026).
Meskipun tawuran ini tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa, pihak kepolisian dari Polsek Tebet terus bersiaga di sekitar lokasi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Tawuran yang kerap terjadi di underpass Manggarai ini telah memicu berbagai upaya pencegahan dari aparat dan pemerintah daerah. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain pendirian posko pantau Manggarai dan penyelenggaraan kegiatan Manggarai Bersholawat.






