Disperindang minta Penambahan Anggaran, Perkuat Pengawasan Suplay BBM di Lapangan

by -
Disperindang minta Penambahan Anggaran, Perkuat Pengawasan Suplay BBM di Lapangan
Ketua Komisi II DPRD Batam, Edward Brando. (Foto: detikglobalnews)

berita7.co.id, BATAM – Disperindag Batam meminta tambahan anggaran pengawasan khusus kuota dan distribusi BBM kepada Komisi II DPRD Batam. Usulan tersebut dibenarkan oleh Ketua Komisi II DPRD Batam, Edward Brando.

“Dengan adanya penambahan anggaran pengawasan untuk BBM di Batam, saya berharap dari sisi pengawasan itu bisa lebih efektif.,” ujarnya, Jumat (11/10/2019).

Disperindag Batam saat ini dilibatkan dalam menentukan kuota BBM bersubsidi di Batam. Saat penentuan kuota, otomatis harus berbanding lurus dengan pengawasannya.

“Selama ini memang di Batam kurang konsen untuk pengawasan kuota maupun pendistribusian BBM. Makanya Pemko Batam melalui Disperindag Batam mengusulkan penambahan kuota BBM seperti saat ini penambahan kuota untuk solar, premium dan pertalite. Kami dari komisi II tak bisa melihatnya hanya satu sisi saja,” terangnya.

Terkait penambahan kuota BBM, Edward menegaskan percuma saja kalau akar permasalahan yang menyebabkan kelangkaan BBM itu tak diurai atau tak diberantas.

“Ingat, subsidi BBM itu jadi beban nasional. Jangan-jangan dari kota subsidi BBM itu sebenarnya sudah mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Batam. Karena kurangnya pengawasan di lapangan, sehingga yang terjadi itu seperti sekarang ini, kelangkaan BBM jenis premium, solar dan juga pertalite sekalipun yang tak bersubsidi,” tegasnya.

Komisi II DPRD Batam sendiri akan menyetujui penambahan kuota BBM, asalkan setelah melalui pengkajian dan investigasi oleh Disperindag Batam bersama Pertamina. Sebab tanpa adanya kajian, sulit rasanya menyetujui penambahan kuota BBM.

Soal berapa besaran angka yang diusulkan untuk penambahan anggaran pengawasan, Edward Brando menegaskan komisi II DPRD Batam belum menentukan angkanya. (barong)