— Solo – Revitalisasi 13 titik kawasan Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo menghadapi kendala akses. Sejumlah lokasi krusial hingga kini masih terkunci dan belum dapat dimasuki oleh tim proyek revitalisasi.

Menanggapi situasi ini, Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Solo, GRAy Koes Moertiyah atau Gusti Moeng, menyatakan kesiapannya untuk mengambil tindakan tegas. “Ya itu nanti kita buka semua. Kalau mereka nggak mau buka, ya kita akan buka paksa. Sebetulnya masalah ditutup itu kita sudah selalu ngomong untuk dibuka,” ujar Gusti Moeng usai acara wilujengan revitalisasi Keraton Solo, Selasa (21/7/2026).

Ia merinci, beberapa area yang masih terkendala akses meliputi kawasan Keputren, Keraton Kulon sisi timur termasuk Pendopo, Kuncungan, dan Tursino Renggo, serta Ndalem Ageng. “Ke Keputren, ke Keraton Kulon sisi depan sisi timur pendopo, kuncungan, ada kolam Sinorenggo. Ada 5 bangunan yang direvitalisasi. Ya (Ndalem Ageng terkendala akses),” terangnya.

Terkait akses ke Ndalem Ageng, Gusti Moeng mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan GKR Paku Buwono atau BRAy Asih Winarni untuk menyerahkan kunci sejak lima bulan lalu, namun belum mendapatkan respons positif.

Gusti Moeng menegaskan, kepemilikan bangunan keraton bukan milik pribadi Sinuhun XIII atau keluarga inti, melainkan milik dinasti. LDA, yang dipercaya oleh dinasti, menunjuknya sebagai ketua untuk bertanggung jawab atas amanah tersebut.

Lebih lanjut, Gusti Moeng mengingatkan bahwa seluruh bangunan Keraton Solo dilindungi oleh Undang-Undang Cagar Budaya. Ia juga memberikan peringatan bahwa siapa pun yang menghalangi proses revitalisasi dapat berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Di sisi lain, Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menyatakan belum menerima komunikasi apa pun terkait rencana revitalisasi Keraton Solo dari pihak LDA maupun Sinuhun Pakubuwono XIV. “Belum ada rembuk dan surat izin dan lain-lain kepada kami maupun Sinuhun Pakubuwono XIV,” katanya singkat.