Transparency International Indonesia (TII) merilis daftar 10 negara dengan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tertinggi. Mayoritas negara-negara ini berasal dari kawasan Skandinavia, menunjukkan tingkat kebersihan dari praktik korupsi yang sangat baik.
Negara Skandinavia Dominasi Peringkat Teratas
Program Manager TII, Ferdian Yazid, menjelaskan bahwa negara-negara dengan skor IPK tertinggi rata-rata didominasi oleh negara Skandinavia. Selain itu, dua negara dari Asia Pasifik juga berhasil masuk dalam daftar 10 besar.
“Negara top 10 pemuncak klasemen CPI, mayoritas didominasi negara Skandinavia. Ada Denmark, Finlandia, Norwegia, dan Swedia. Kemudian, ada outlier, misalkan dua negara Asia-Pasifik, yaitu Singapura dan New Zealand,” kata Ferdian Yazid kepada wartawan pada Selasa (10/2/2026).
Rincian Skor IPK Tertinggi
Ferdian memerinci peringkat teratas. Denmark memimpin dengan skor SPI 89, diikuti Finlandia di peringkat kedua dengan skor 88. Singapura menempati posisi ketiga dengan skor SPI 84.
Berikut adalah daftar lengkap 10 negara dengan skor IPK tertinggi:
- Peringkat 1: Denmark (Skor SPI 89)
- Peringkat 2: Finlandia (Skor SPI 88)
- Peringkat 3: Singapura (Skor SPI 84)
- Peringkat 4: Selandia Baru (Skor SPI 81)
- Peringkat 5: Norwegia (Skor SPI 81)
- Peringkat 6: Swedia (Skor SPI 80)
- Peringkat 7: Swiss (Skor SPI 80)
- Peringkat 8: Luksemburg (Skor SPI 78)
- Peringkat 9: Belanda (Skor SPI 78)
- Peringkat 10: Jerman (Skor SPI 77)
Kemerosotan Pemberantasan Korupsi Global
Meskipun ada negara-negara yang menunjukkan kinerja baik, Ferdian mengutarakan keprihatinannya terhadap tren global. Ia melihat adanya kemerosotan dalam kepemimpinan pemberantasan korupsi di tingkat global.
“Di tahun ini, hanya ada lima negara. Jadi mulai banyak kemunduran komitmen pemberantasan korupsi di tingkat global,” tutur Ferdian.
Negara dengan Skor Terendah
Ferdian juga membeberkan negara-negara dengan skor SPI terendah. Negara-negara ini umumnya berasal dari wilayah yang mengalami konflik atau ketidakstabilan.
“Misalnya yang paling rendah ada Venezuela yang baru diserang Donald Trump, lalu ada juga Somalia dan Sudan Selatan. Jadi negara yang berkonflik biasanya juga rentan terhadap praktik korupsi,” imbuhnya.
Posisi Indonesia dalam IPK 2025
Pada tahun 2025, Indonesia menempati peringkat ke-109, yang berarti turun 10 peringkat dari tahun sebelumnya. Skor SPI Indonesia tahun ini adalah 34.
“Jadi skornya ada penurunan tiga poin, peringkatnya turun 10 peringkat,” jelas Ferdian.
Perolehan skor ini membuat Indonesia sejajar dengan beberapa negara Afrika seperti Aljazair dan Sierra Leone, serta negara tetangga ASEAN, Laos.
Skor IPK Negara ASEAN
Berikut adalah perbandingan skor IPK antarnegara ASEAN:
| Negara | Peringkat | Skor SPI |
| Singapura | 3 | 84 |
| Malaysia | 52 | 52 |
| Timor Leste | 53 | 44 |
| Vietnam | 81 | 41 |
| Indonesia | 109 | 34 |
| Laos | 109 | 34 |
| Thailand | 116 | 33 |
| Filipina | 120 | 32 |
| Kamboja | 163 | 20 |
| Myanmar | 169 | 16 |






