Jakarta – Pemerhati gempa bumi dan tsunami, Daryono, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Keputusan ini juga disertai dengan pengajuan pensiun dini dari lembaga tersebut.
“Saya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami, sekaligus mengajukan pensiun dini dari BMKG,” ujar Daryono kepada wartawan pada Sabtu (14/2/2026).
Daryono menjelaskan bahwa statusnya sebagai pegawai BMKG akan berakhir pada 1 Mei mendatang. Ia mengungkapkan bahwa saat ini tengah menjalani perawatan medis untuk kondisi kesehatan matanya. “Saya saat ini sedang sakit mata yang disebut distrofi kornea dan sedang dalam perawatan dan penanganan sehingga cuti dinas, kemudian lanjut pensiun dini,” ucapnya.
Tetap Berkomitmen pada Edukasi Kebencanaan
Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gempa bumi dan tsunami. Ia ingin terus berbagi pengetahuan yang dimilikinya.
“Komitmen saya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti,” katanya.
Daryono menyadari posisi geografis Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) membawa konsekuensi berupa intensitas gempa yang tinggi. Sebagai seorang pemerhati, ia merasa memiliki tanggung jawab keilmuan, edukasi, dan moral.
“Sebagai seseorang yang telah lama berkecimpung dalam kajian gempa bumi dan tsunami-baik dalam aspek konsep dan teori kegempaan, sumber gempa, analisis data, maupun sejarah gempa dan tsunami-saya tetap terbuka untuk berbagi pengetahuan, memberikan penjelasan ilmiah, serta menjadi narasumber apabila diperlukan,” tambahnya.
Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami Kini Diisi Plt
Dalam perkembangan terbaru, jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rahmat Triyono. Kepala Bagian Humas BMKG, Taufan Maulana, membenarkan kabar pengunduran diri Daryono.
“Betul, beliau sudah memasuki masa purnabakti,” kata Taufan saat dikonfirmasi secara terpisah.






