Berita

Cerita Warga Non-Muslim Ikut ‘War’ Takjil di Benhil, Nikmati Ragam Kuliner Ramadan

Advertisement

Suasana bazar takjil di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, pada hari pertama Ramadan 2026 dipadati pengunjung. Menariknya, keramaian ini tidak hanya didominasi oleh umat muslim, tetapi juga dihadiri oleh warga non-muslim yang ingin mencicipi beragam kuliner yang ditawarkan.

Salah satunya adalah Putri (21), seorang mahasiswi asal Manado, Sulawesi Utara, yang sedang berlibur di Jakarta. Ia mengaku tertarik untuk mencoba aneka makanan yang dijajakan di bazar takjil Benhil.

“Dari Manado. Sebenarnya liburan aja ya, jalan-jalan. Terus kebetulan ya bertepatan momennya ke sini, ke Benhil mau coba makanan yang ada di sini ya, gitu,” ujar Putri saat ditemui di Benhil, Kamis (19/2/2026).

Putri mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui Benhil semakin ramai saat bulan Ramadan. Ia memang sudah mengenal Benhil sebagai pusat kuliner, namun keramaian dan banyaknya pilihan makanan saat bulan puasa membuatnya antusias.

“Iya, udah tahu ya Benhil itu tempat kuliner. Tapi agak kaget ternyata bulan Ramadan makin seramai ini dan banyak banget tuh pilihannya. Jadi seneng banget sih,” katanya.

Advertisement

Dalam kunjungannya, Putri telah membeli berbagai macam jajanan takjil dan menghabiskan sekitar Rp 150 ribu. Ia membeli batagor, donat, es buah, serta dimsum dan pempek Palembang bersama teman-temannya untuk dinikmati bersama.

“Ada batagor, ada donat, ada terus es buah, terus aku bareng juga teman ada yang beli dimsum sama pempek Palembang yang itu tadi, buat dibagi gitu makannya. Sejauh ini sepertinya udah hampir Rp 150 ribu ya,” ujarnya.

Putri menilai fenomena ‘war’ takjil ini memberikan keuntungan bagi semua pihak. Ia menambahkan bahwa warga non-muslim juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai hidangan takjil yang unik.

“Sebenarnya fenomena takjil ini menguntungkan ya buat semua. Bukan cuman yang merayakan teman-teman yang muslim, tapi kami juga yang ‘nonis’ kayak seneng banget ada acara takjil ini, bulan Ramadan ini. Karena kami bisa nyobain banyak banget makanan-makanan yang ada di jualan yang ada di tempat ini, gitu, Kak,” tuturnya.

Advertisement