Berita7 — Bank Sentral Rusia (CBR) melaporkan penurunan cadangan emas menjadi US$298,99 miliar pada akhir Juni 2026, menandai bulan keenam berturut-turut kontraksi pada posisi emas resmi negara itu.
Pergerakan tersebut mengikuti tren penurunan aset cadangan secara keseluruhan: total aset cadangan resmi CBR tercatat US$720,4 miliar pada akhir Juni, turun dari US$747,4 miliar pada akhir Mei 2026.
Sementara itu, cadangan devisa Rusia relatif stabil pada angka US$392,4 miliar pada akhir Juni, hampir tidak berubah dari US$392,3 miliar pada akhir Mei 2026.
Pada 1 Mei 2026, CBR memiliki 73,9 juta ons emas batangan dalam cadangan internasionalnya. Hanya dalam satu bulan jumlah itu berkurang sekitar 200.000 ons, sehingga pengurangan sejak awal 2026 mencapai 900.000 ons dan menurunkan level cadangan emas ke titik terendah sejak Maret 2022.
Secara kuantitatif, cadangan emas CBR berkurang 27,9 ton antara Januari dan April 2026, angka yang menurut data World Gold Council merupakan penurunan paling signifikan sejak 2002.
Alasan Penjualan dan Dampak Anggaran
Bank Sentral Rusia sejatinya dikenal sebagai pembeli emas, dengan praktek akumulasi ratusan ton per tahun dan jarang melakukan penjualan besar-besaran. Sepanjang catatan modern, CBR jarang melepas lebih dari 100.000 ons atau 3,1 ton dalam sebulan; pengecualian terjadi pada Juli 2005 ketika 7,7 ton dikeluarkan dari neraca.
Menurut analis Natalia Milchakova dari Freedom Finance Global, penjualan emas tersebut terutama digunakan untuk menutup defisit anggaran, yang tercatat mencapai 4,6 triliun rubel pada akhir Maret. “Tanpa kompensasi sebagian dari Bank Sentral di tengah pendapatan minyak dan gas yang moderat di awal tahun, angka ini bisa melampaui 5 triliun rubel. Selain itu, penjualan emas mungkin bertujuan untuk membangun cadangan devisa, karena kekurangan akibat pendapatan ekspor yang lemah di awal tahun. Emas tersebut ditukar dengan yuan,” kata Milchakova.
Permintaan domestik atas emas juga meningkat signifikan. Bursa Efek Moskow melaporkan volume transaksi emas pada Juni 2026 mencapai 42,6 ton, naik lebih dari 350% dibandingkan Maret 2025; volume itu terdiri atas 28,6 ton transaksi swap dan 14 ton transaksi spot.
Sejarah Akumulasi dan Alasan Tambahan
Cadangan emas Rusia sebagian besar dibangun antara 2002 dan 2025, ketika negara ini membeli lebih dari 1.900 ton emas. Analis Nikolai Dudchenko mencatat bahwa Rusia membeli sedikit lebih dari 500 ton antara 2008 dan 2012, serta sekitar 1.200 ton antara 2014 dan 2019.
Dudchenko menyatakan bahwa sejumlah bank sentral, termasuk Rusia, kini menjual emas untuk menutup pengeluaran, antara lain biaya pertahanan, mengimbangi kenaikan biaya energi, dan mendukung nilai tukar mata uang nasional.
Meski terjadi pengeluaran emas tersebut, nilai cadangan emas Rusia sempat meningkat 23% pada Januari 2026 menjadi US$402,7 miliar, seiring lonjakan harga emas yang mencapai rekor tertinggi.
Ikuti Berita7
