Berita

Bupati Tapteng Bantah Usir Pengungsi Korban Bencana, Pemkab Jelaskan Duduk Perkara

Advertisement

Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan keluhan warga korban bencana alam di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, yang mengaku diusir dari lokasi pengungsian. Dalam video tersebut, seorang pria menyatakan dugaan bahwa Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, telah mengusir para pengungsi. “Malam ini kami menerima keluhan dari masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Masyarakat malam ini katanya, saya menduga ini diusir oleh Bupati Tapanuli Tengah Bapak Masinton Pasaribu,” ujar pria dalam video tersebut.

Pemkab Tapteng Beri Penjelasan

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah membantah keras tuduhan tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Tapteng, Basyri Nasution, menegaskan bahwa Bupati Masinton Pasaribu tidak pernah melakukan pengusiran terhadap pengungsi korban bencana. “Terkait pernyataan dalam video yang beredar itu tidak benar. Bupati tidak pernah mengusir pengungsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” ungkap Basyri, mengutip pernyataan dari media sosial resmi Pemkab Tapteng.

Basyri menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya, Pemkab Tapteng menerima laporan mengenai adanya warga yang mengungsi di GOR Pandan, namun setelah dilakukan verifikasi, ternyata mereka tidak terdampak langsung oleh bencana. Menindaklanjuti temuan ini, Pemkab Tapteng melakukan pendataan menyeluruh dengan berkoordinasi bersama Kepala Desa dan Lurah setempat.

Advertisement

“Hasil pendataan menunjukkan memang ada beberapa keluarga yang tidak terdampak sama sekali. Setelah rumah mereka dibersihkan dan dinyatakan layak huni, sebagian dari mereka dikembalikan ke rumah masing-masing diberikan bantuan logistik berupa paket sembako,” jelas Basyri lebih lanjut.

Advertisement