Berita

Bupati Serang Pastikan Bantuan Maksimal untuk Korban Banjir dan Longsor

Advertisement

SERANG, CNN Indonesia – Pemerintah Kabupaten Serang memastikan akan memberikan bantuan maksimal bagi masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk banjir dan longsor. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas.

Respons Cepat OPD dan Pimpinan Daerah

Menindaklanjuti instruksi pimpinan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang segera bergerak membantu warga yang terdampak bencana. Bupati dan Wakil Bupati Serang juga tidak tinggal diam, mereka langsung turun ke beberapa titik lokasi bencana untuk menemui dan memberikan dukungan moril serta materil kepada para korban.

Ratu Rachmatuzakiyah meninjau langsung lokasi bencana di Perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP), Kecamatan Ciruas, Desa Sasasahan, Kecamatan Waringinkurung, serta Kecamatan Padarincang yang dilanda banjir dan longsor di Desa Rancasanggal dan Desa Kadubeureum. Bersama para OPD, mereka tidak hanya memberikan bantuan berupa sembako, peralatan tidur, dan obat-obatan, tetapi juga menurunkan pompa air dan alat berat untuk membantu penanganan darurat.

Bantuan yang disalurkan berasal dari partisipasi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di OPD, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta perusahaan-perusahaan yang peduli terhadap korban bencana.

Dedikasi Tanpa Henti

Para petugas OPD menunjukkan dedikasi tinggi dengan turun ke lokasi bencana tidak hanya pada hari kerja, tetapi juga pada akhir pekan, bahkan hingga malam hari. Sementara itu, para camat disiagakan di lokasi bencana selama 24 jam, terutama di wilayah yang warganya terpaksa mengungsi akibat dampak bencana alam.

Respon cepat yang ditunjukkan oleh Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran OPD ini merupakan wujud kehadiran dan kepedulian nyata Pemkab Serang terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.

Solusi Jangka Panjang

Menyikapi permasalahan yang dihadapi warganya, Pemkab Serang bertekad untuk terus mencari solusi terbaik. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan keprihatinannya atas banjir yang melanda Perumahan BCP dan wilayah lain di Kabupaten Serang.

Advertisement

“Menurut informasi setiap tahun banjir terjadi di wilayah ini (BCP-red), namun kali ini atau bulan ini adalah banjir yang tertinggi. Bahkan sampai ada yang 1,5 meter atau sepinggang orang dewasa,” ujar Zakiyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan, pihaknya mengerahkan personel BPBD dan OPD lain untuk membantu warga yang kesulitan. “Penanganan bencana ini tidak bisa parsial, misalnya kemarin kita sudah normalisasi sungai di sini, ternyata wilayah yang lain banjir,” tuturnya.

Untuk mencari solusi penanganan bencana alam yang komprehensif, Ratu Rachmatuzakiyah terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Banten, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), pemerintah pusat, dan instansi terkait lainnya. “Kita duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Evakuasi dan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas saat meninjau korban longsor Gunung Kaupas di Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, menyatakan bahwa Pemkab Serang bekerja sama dengan TNI-Polri bergerak cepat mengevakuasi warga ke lokasi pengungsian yang lebih aman.

“Saya hadir ke lokasi bencana longsor ini untuk memastikan kebutuhan warga bisa terpenuhi dengan baik. Alhamdulillah untuk kebutuhan pangan bisa diterkondisikan karena di tempat pengungsian juga dibuka dapur umum. Mohon doanya untuk keselamatan warga yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Kabupaten Serang,” tutupnya.

Advertisement