Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Dalam operasi yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sudewo turut diamankan bersama dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa.
Pemeriksaan Awal di Polres Kudus
Sebelum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Sudewo menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus. Ia baru keluar dari gedung Polres Kudus pada Selasa (20/1/2026) dini hari, sekitar pukul 00.14 WIB.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengonfirmasi keterlibatan KPK dalam pemeriksaan tersebut. “Bahwa benar hari ini dari tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati, dan alhamdulillah sudah selesai,” ujar Heru kepada wartawan, dilansir detikJateng.
Heru menambahkan bahwa tim KPK, bersama Sudewo, telah bergeser menuju Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut, dikawal oleh unit patwal Sat Lantas Polres Kudus. Pemeriksaan di Polres Kudus sendiri berlangsung sejak Senin (19/1) dini hari hingga Selasa (20/1) tengah malam.
Tiba di Gedung KPK dengan Jalan Cepat
Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026) pukul 10.36 WIB. Mengenakan jaket hitam dan membawa dompet kecil, Sudewo tampak bergegas menghindari kejaran awak media setibanya di markas antirasuah tersebut. Ia terlihat dikawal ketat saat memasuki gedung.
Pihak-pihak yang diamankan dalam OTT ini masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka selanjutnya.
Kasus Jual Beli Jabatan dan Uang Miliaran
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa kasus yang menjerat Bupati Pati Sudewo terkait dengan pengisian sejumlah jabatan di lingkungan pemerintahan desa. “Terkait pengisian jabatan Kaur, Kasie, ataupun Sekdes (sekretaris desa),” ungkap Budi kepada wartawan pada Selasa (20/1/2026).
Diduga kuat, Sudewo memasang tarif untuk jabatan-jabatan tertentu tersebut. Dalam operasi tangkap tangan ini, tim KPK juga berhasil menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. “Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah,” imbuh Budi.






