Berita

Bupati Bogor: Normalisasi Sungai dan Situ untuk Cegah Banjir Babakan Madang Terulang

Advertisement

Banjir kembali menerjang sejumlah desa di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan pihaknya akan segera melakukan normalisasi sungai dan situ untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Penyebab Banjir dan Penanganan Awal

Rudy Susmanto menjelaskan bahwa salah satu penyebab banjir adalah meluapnya air dari Sungai Cijayanti setiap kali hujan deras. “Cijayanti sendiri itu setiap hujan deras air meluap lalu masuk ke jalan. Maka beberapa alat berat milik Dinas PUPR, sudah kita geser ke waduk atau situ,” kata Rudy kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya melakukan penanganan awal untuk mencegah banjir susulan. Meskipun kewenangan normalisasi sungai dan situ berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemkab Bogor mengambil inisiatif untuk melakukan apa yang bisa dikerjakan terlebih dahulu demi keselamatan warga.

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Drainase

Lebih lanjut, Rudy menyatakan bahwa normalisasi sungai dan situ akan menjadi prioritas utama. “Walaupun kewenangan ada di BBWS, tapi karena menyangkut keselamatan orang banyak, maka kami Pemkab Bogor mengambil alih apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu,” ucapnya.

Advertisement

Selain itu, perbaikan drainase yang tersumbat juga akan dilakukan. “Sehingga kita lakukan normalisasi beberapa sungai dan situ, sehingga pada saat beberapa hari ke depan intensitas hujan masih tinggi, meminimalisir terjadinya banjir kembali. Termasuk drainase membuka drainase yang tertutup dan tersumbat, tidak hanya di Babakan Madang,” tuturnya.

Dampak Banjir di Babakan Madang

Sebelumnya, banjir yang melanda Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, berdampak pada 73 rumah. Kerusakan bervariasi, mulai dari tergenang hingga kerusakan bangunan, yang tersebar di 5 RT.

Advertisement