Transformasi digital kini merambah hingga ke pelosok desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di berbagai daerah mulai mengambil peran krusial dengan membangun platform digital. Inisiatif ini bertujuan menaungi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, memungkinkan produk mereka, mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian, hingga olahan makanan, dipasarkan lebih luas tanpa terhalang batas wilayah.
Pemanfaatan peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia menjadi kunci BUMDes dalam membuka akses pasar dan permodalan bagi warga desa. Melalui platform digital yang dikelola, pelaku UMKM kini dapat dengan mudah mengelola katalog produk, menerima pesanan daring, serta memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai yang lebih praktis.
Peran Strategis BUMDes dalam Ekosistem Digital
BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai pengelola aset desa, tetapi juga bertransformasi menjadi agregator bisnis digital. Hal ini secara signifikan memperkuat posisi tawar UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Warga desa yang sebelumnya menghadapi kendala dalam menjangkau pembeli, kini memiliki peluang untuk menembus pasar regional bahkan nasional.
Selain itu, platform ini juga membuka akses lebih lebar terhadap informasi, pelatihan literasi digital, dan peluang kolaborasi bagi masyarakat desa. Dampaknya, roda ekonomi desa diharapkan bergerak lebih dinamis, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan warga.
Apresiasi Konektivitas Digital: Mendorong Inovasi Desa
Inisiatif BUMDes ini sejalan dengan semangat ‘Apresiasi Konektivitas Digital’ yang digagas oleh detikcom. Ajang ini berupaya menyoroti berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas, dan lembaga desa, yang berperan aktif dalam memperluas akses teknologi dan informasi di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Kategori ‘BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital’ merupakan salah satu dari 13 nominasi yang dapat diusulkan oleh publik. Melalui kategori ini, kisah sukses BUMDes dalam membangun ekosistem digital bagi UMKM desa diharapkan dapat dikenal luas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ajang ini juga mencakup kategori lain seperti ‘Provinsi Pendorong Ekonomi Digital’, ‘Kabupaten Pelopor UMKM Digital’, dan ‘Komunitas Pendorong Internet untuk Rakyat’, yang semuanya dirancang untuk mengapresiasi kontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas digital nasional.
Semakin banyaknya inovasi dari desa menunjukkan bahwa konektivitas digital bukan hanya sekadar infrastruktur, melainkan telah menjadi jembatan penting menuju kemandirian ekonomi. Partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk mengenalkan sosok, komunitas, maupun lembaga yang telah bekerja nyata menghadirkan perubahan positif.
Cara Mengajukan Nominasi Apresiasi Konektivitas Digital
Masyarakat dapat berpartisipasi dalam mendorong perluasan konektivitas digital dengan memberikan penghargaan kepada individu, komunitas, dan lembaga yang dinilai telah berkontribusi dalam memperluas jangkauan telekomunikasi di Tanah Air. Pengusulan dapat dilakukan melalui situs detik.com/apresiasikonektivitasdigital.
Formulir dapat diisi mulai tanggal 15 November 2025 hingga 28 Februari 2026. Sebelum mengisi, penting untuk memperhatikan ketentuan umum agar nominasi dapat diproses dengan baik. Setiap pengusul hanya berhak mengajukan satu nominator, dan pendaftar diwajibkan mengikuti atau follow akun Instagram @bakti.komdigi. Penjelasan nominasi harus disertai bukti pendukung seperti foto, video, dan dokumen lainnya.
Daftar 13 Nominasi Apresiasi Konektivitas Digital
- Provinsi Pendorong Ekonomi Digital
- Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital
- Kabupaten Pelopor UMKM Digital
- Desa Digital Unggulan
- BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital
- Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Kesehatan
- Sekolah Teladan Digital
- Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital
- Individu Pegiat Literasi Digital di Desa
- Individu Pejuang Internet Masuk Desa
- Individu Konten Kreator Lokal Kreatif
- Komunitas Pendukung Ekonomi Kreatif Digital
- Komunitas Pendorong Internet untuk Rakyat
Melalui ajang ini, detikcom mengajak masyarakat untuk turut mengenalkan sosok dan komunitas inspiratif di sekitar mereka yang telah berkontribusi nyata dalam memperluas konektivitas serta membangun literasi digital di Indonesia.






