Berita

BRImo Tingkatkan Kualitas Layanan dan Keandalan Sistem Demi Pengalaman Nasabah Optimal

Advertisement

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan keandalan sistem aplikasi BRImo. Langkah ini diambil demi memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh nasabah BRI yang menggunakan platform digital tersebut.

Kinerja Positif BRImo Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, kinerja BRImo menunjukkan tren positif yang signifikan. Jumlah transaksi melalui aplikasi ini tercatat mengalami kenaikan sebesar 26,1% secara year-on-year dibandingkan tahun 2024. Angka fantastis lainnya, total transaksi BRImo sepanjang 2025 berhasil menembus Rp 7.057 triliun.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan BRI tidak hanya berfokus pada peningkatan volume transaksi. “Transformasi digital yang dijalankan BRI tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan system,” ujar Saladin dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).

Penguatan Infrastruktur dan Arsitektur Teknologi

Untuk memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat, BRI melakukan penguatan pada arsitektur teknologi dan modernisasi infrastruktur. Pengelolaan sistem yang berkelanjutan juga menjadi prioritas.

“Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat,” imbuh Saladin.

Advertisement

Dampak Positif Transaksi Digital terhadap Kinerja Perusahaan

Peningkatan transaksi digital melalui BRImo memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap kinerja bisnis BRI. Aktivitas transaksi yang terus tumbuh berkontribusi pada penguatan struktur pendanaan, khususnya pada dana murah.

Dana murah ini menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.

“Peningkatan kinerja BRImo tersebut juga turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan,” pungkas Saladin.

Advertisement