Jakarta – Super Apps BRImo yang dikembangkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat lonjakan signifikan sepanjang tahun 2025. Hingga akhir tahun, aplikasi ini telah melayani 5,60 miliar transaksi, menunjukkan pertumbuhan sebesar 29% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini mengukuhkan peran BRImo sebagai kanal transaksi ritel utama BRI.
Pertumbuhan Pengguna dan Transaksi
Jumlah pengguna aktif BRImo mencapai 45,9 juta jiwa pada akhir 2025, meningkat sekitar 18,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan adopsi layanan digital ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kemudahan transaksi keuangan sehari-hari melalui platform BRI.
Nilai transaksi melalui BRImo juga melonjak tajam, tercatat mencapai Rp 7.057 triliun. Angka ini tumbuh 26,1% YoY dibandingkan posisi 2024, menegaskan dominasi BRImo dalam ekosistem transaksi digital BRI.
Strategi Penguatan Infrastruktur Digital
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa penguatan kinerja BRImo merupakan hasil dari strategi BRI dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan mengoptimalkan mesin transaksi secara terintegrasi. BRI secara konsisten membangun kapabilitas digital yang terhubung dengan seluruh ekosistem layanan.
“BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen,” ujar Saladin dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).
Penguatan ini mencakup jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI, hingga BRILink Agen yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Transformasi Digital Berkelanjutan
Saladin menambahkan bahwa transformasi digital BRI tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem. Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat.
Penguatan transformasi digital ini dijalankan secara berkelanjutan melalui program BRIVolution Reignite. Kinerja solid BRImo, baik dari sisi basis pengguna maupun volume transaksi digital, turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara keseluruhan.
Dampak pada Pendanaan dan Layanan
Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan BRI, khususnya dana murah. Dana murah ini menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan, memungkinkan BRI memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.
Selain memperkuat fungsi transaksi, BRImo terus dikembangkan sebagai pusat layanan finansial terintegrasi. Penguatan fitur dan sistem dilakukan secara berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang dinamis, sembari menjaga aspek keamanan dan keandalan layanan digital.






