Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan peningkatan status menjadi siaga 3 di dua pos pantau penting, yaitu Pesanggrahan dan Sunter Hulu, pada Senin (12/1/2026) pagi. Kenaikan status ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan peningkatan debit air di kedua lokasi tersebut.
Pos Pantau Pesanggrahan Siaga 3
Di Pos Pantau Pesanggrahan, tinggi air terpantau mencapai 180 cm pada pukul 08.00 WIB. “Pukul 08.00 WIB TMA (tinggi mata air) 180 cm,” demikian bunyi peringatan yang diunggah melalui akun X resmi BPBD DKI Jakarta.
Menyikapi kondisi ini, BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan imbauan kepada warga yang bermukim di bantaran Sungai Pesanggrahan. Wilayah yang berpotensi terdampak banjir meliputi:
- Lebak Bulus
- Pondok Pinang
- Bintaro
- Pesanggrahan
- Cipulir
- Ulujami
- Sukabumi Selatan
- Kebon Jeruk
- Kedoya Utara
- Kedoya Selatan
- Rawa Buaya
- Kembangan Utara
- Kembangan Selatan
- Cengkareng Timur
- Srengseng
- Kelapa Dua
- Kapuk
- Kedaung
- Kaliangke
- Kapuk Muara
BPBD menekankan, “Dihimbau kepada warga di sepanjang bantaran sungai agar waspada dan hati-hati terhadap bahaya banjir.”
Pos Pantau Sunter Hulu Juga Naik Status
Kondisi serupa juga terjadi di Pos Pantau Sunter Hulu, yang juga dinaikkan statusnya ke siaga 3 pada pagi yang sama. Tinggi air di pos ini juga tercatat 180 cm per pukul 08.00 WIB.
BPBD telah memetakan sejumlah wilayah yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir akibat kenaikan status di Pos Pantau Sunter Hulu. Daerah-daerah tersebut antara lain:
- Bambu Apus
- Cilangkap
- Pondok Ranggon
- Setu
- Lubang Buaya
- Pondok Bambu
- Pondok Kelapa
- Cipinang
- Cipinang Melayu
- Cipinang Muara
- Duren Sawit
- Jatinegara Kaum
- Kayu Putih
- Pulo Gadung
- Sumur Batu
- Kelapa Gading Barat
- Kelapa Gading Timur
- Kebon Bawang
- Rawa Badak Selatan
- Rawa Badak Utara
- Sungai Bambu
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari BPBD DKI Jakarta dan mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana banjir.






