Berita

BNN Beri Pelatihan Wirausaha Warga Berlan Jaktim untuk Mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba

Advertisement

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama pemerintah daerah menggelar pelatihan wirausaha dan vokasional bagi warga Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya pemulihan pascaoperasi pemberantasan narkoba dan untuk mewujudkan wilayah yang bersih dari penyalahgunaan barang haram.

Upaya Pencegahan dan Pemulihan Pasca-Operasi

Plt Deputi Dayamas BNN RI, Yuki Ruchimat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan timnya ke Kelurahan Kebon Manggis. “Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat bersama BNNP dan BNNK melakukan kunjungan ke Kelurahan Kebon Manggis dalam rangka pemulihan pascaoperasi pemberantasan kemarin,” ujar Yuki Ruchimat, Sabtu (3/1/2026), seperti dikutip dari Instagram @infobnn_ri.

Pelatihan vokasional dan kewirausahaan ini dirancang untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan mendukung program Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). “Tujuannya adalah membangun ketahanan warga di Kebon Manggis ini sehingga nanti selanjutnya kegiatan ini akan tetap kita teruskan untuk memperkuat ketahanan warga di Kebon Manggis dalam tanggap siaga terhadap ancaman bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah ini sehingga kita semua saling bahu-membahu untuk membangun Berlan bersih dari narkoba selamanya,” jelas Yuki.

Advertisement

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Lurah Kebon Manggis, Fera Riana Sari. Ia berharap pelatihan ini dapat berkelanjutan dan menjadikan wilayahnya bebas dari narkoba. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak BNN beserta Pak RW, Pak LMK, para ketua RT yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak ini. Harapan kami, semoga RW 03 khususnya bisa bebas dari narkoba dan kegiatan ini bisa berkelanjutan di tahun ke depannya,” kata Fera.

Penggerebekan Kampung Berlan

Kampung Berlan di Matraman, Jaktim, memang menjadi sorotan setelah BNN bersama Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan POM TNI AD menggerebeknya pada akhir November 2025. Penggerebekan yang melibatkan 450 anggota gabungan ini berhasil mengamankan 25 orang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba, sementara empat lainnya masih dalam daftar buron. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu dan ganja, serta senjata tajam.

Advertisement