Berita

Berkas Kebakaran Maut Gedung Terra Drone Dilimpahkan ke Kejaksaan, 22 Tewas

Advertisement

Jakarta – Perkembangan terbaru kasus kebakaran gedung PT Terra Drone Indonesia di Jakarta Pusat yang menewaskan 22 orang diungkap oleh kepolisian. Saat ini, berkas perkara kasus tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti lebih lanjut.

Berkas Perkara Diajukan ke Kejaksaan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah sampai pada tahap pengajuan berkas perkara ke kejaksaan. “Sampai tahap pengajuan berkas ke jaksa,” ujar Roby saat dihubungi pada Kamis (15/1/2026).

Roby menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari jaksa. Apabila berkas dinyatakan lengkap atau P-21, maka akan dilanjutkan ke tahap pelimpahan kedua, yang meliputi penyerahan tersangka beserta barang bukti. “Belum P-21 (berkas dinyatakan lengkap). Baru pengajuan berkas,” tegasnya.

Penyebab Kebakaran dan Korban

Peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa ini terjadi pada Selasa, 9 Desember 2025, siang hari. Api diduga berasal dari ruang inventaris di lantai 1 gedung, yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan baterai drone tipe lithium polymer (LiPo).

Baterai-baterai yang sudah dalam kondisi rusak tersebut ditumpuk di dalam ruangan. Insiden bermula ketika salah satu baterai jatuh, memicu percikan api yang kemudian menyambar baterai lain yang masih layak pakai di ruangan yang sama. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke lantai-lantai lainnya di gedung tersebut.

Advertisement

Akibatnya, 22 orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian karena kehabisan napas. Kebakaran ini menimbulkan duka mendalam dan pertanyaan serius mengenai standar keselamatan di gedung tersebut.

Tersangka dan Jeratan Pasal

Dalam kasus ini, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana, telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani penahanan. Ia dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 188 KUHP dan/atau Pasal 359 KUHP, yang berkaitan dengan kelalaian yang menyebabkan kebakaran dan hilangnya nyawa.

Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap secara tuntas akar permasalahan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Advertisement