Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali dilanda banjir yang semakin meluas akibat intensitas hujan tinggi. Hingga Kamis (29/1/2026), delapan kecamatan kini terendam, menambah daftar wilayah terdampak dari sebelumnya yang hanya enam kecamatan.
Perluasan Area Banjir
Delapan kecamatan yang kini terendam banjir meliputi Pamanukan, Pusakanagara, Blanakan, Ciasem, Sukasari, Legonkulon, Pusakajaya, dan yang terbaru adalah Kecamatan Compreng. Meluasnya genangan air ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, memicu luapan debit air sungai yang terus-menerus memasuki permukiman warga.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, mengonfirmasi penambahan area terdampak. “Sampai hari ini wilayah terdampak bertambah. Kecamatan Compreng yang awalnya aman, sekarang ikut terendam. Jadi total ada delapan kecamatan,” ujar Reynaldy, dilansir detikJabar, Kamis (29/1/2026).
Ribuan Warga Mengungsi
Banjir tersebut merendam ribuan rumah di delapan kecamatan dengan ketinggian air bervariasi, mencapai hingga 1,5 meter. Akibatnya, sebanyak 8.000 jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke titik-titik aman yang telah disediakan di setiap kecamatan.
Respons Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan mendirikan posko pelayanan dan informasi di setiap kecamatan yang terdampak. Selain itu, dapur umum juga telah didirikan untuk memastikan ketersediaan pasokan makanan bagi para pengungsi.
“Kami sudah mendirikan posko dan dapur umum mandiri. Kami sediakan 8.000 porsi makanan yang dimasak oleh tim PKK, perangkat desa, dan BPBD. Semua bahannya kami siapkan,” tutur Reynaldy.





