Berita

Banjir Meluas di Banten: 6 Desa di Pandeglang dan Tangerang Masih Terendam

Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten melaporkan bahwa hingga Rabu, 21 Januari 2026, sejumlah wilayah di Provinsi Banten masih terendam banjir yang terjadi sejak 13 Januari 2025. BPBD Banten mendesak pemerintah daerah untuk terus melakukan pemantauan dan mitigasi di area yang terdampak.

Enam Desa Masih Tergenang

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, mengonfirmasi bahwa banjir masih menggenangi dua kabupaten. Di Pandeglang, banjir masih melanda Desa Tekuk Lada di Kecamatan Sobang dan Desa Idaman di Kecamatan Patia. Sementara itu, di Kabupaten Tangerang, banjir terjadi di Desa Patrasana dan Desa Pasirampok, Kecamatan Kresek, serta Desa Kandawati dan Desa Gunung Kaler di Kecamatan Gunung Kaler.

Sungai Cidurian Jadi Penyebab Utama

Lutfi menjelaskan bahwa kondisi banjir saat ini masih berpotensi meluas, terutama di kawasan bantaran Sungai Cidurian. Ia menyatakan, “Kondisi banjir ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga karena Sungai Cidurian yang melintasi dua wilayah tersebut masih dalam kondisi meluap.” Ia menambahkan bahwa di kecamatan lain yang sebelumnya terdampak, ketinggian air sudah mulai surut.

Advertisement

BPBD Banten terus melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah yang rawan banjir, mengingat sebagian besar daerah di Banten diguyur hujan sejak Selasa (20/1/2026). Lutfi mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

“Karena hujan kembali turun sejak semalam hingga pagi ini secara terus-menerus, kami belum menerima pembaruan terbaru dari rekan-rekan di lapangan,” ujar Lutfi kepada wartawan pada Rabu (21/1/2026).

Advertisement