Berita

Banjir Jakarta Timur: Polda Metro Jaya Turun Tangan Bantu Bersihkan Rumah Warga

Advertisement

Jakarta – Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya tidak tinggal diam melihat kondisi rumah warga yang terdampak banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Personel dikerahkan untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terendam air, sebagai upaya meringankan beban masyarakat pasca-surutnya banjir dan memastikan lingkungan kembali sehat.

Wujud Kemanusiaan Polri

Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, menyatakan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah bagian dari tugas kemanusiaan Polri. Ia menekankan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas warga.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam pembersihan lingkungan maupun pemulihan pascabanjir. Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Mustofa dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Aksi Bersih-bersih Melibatkan 25 Personel

Sebanyak 25 personel SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi pada siang hari. Selain rumah warga, pembersihan juga dilakukan di musala untuk memulihkan sarana ibadah. Kombes Mustofa menambahkan, kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan lingkungan dan mendukung aktivitas masyarakat pascabanjir.

Advertisement

Tim Ditpolairud Polda Metro Jaya juga mengerahkan perlengkapan SAR seperti perahu karet, skiff boat, dan perlengkapan keselamatan. Ketinggian air di lokasi dilaporkan berada di bawah 25 sentimeter. Warga terdampak juga telah menerima bantuan dapur umum.

Kesiapsiagaan dan Imbauan

Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya terus memantau situasi dan bersiaga mengantisipasi potensi banjir susulan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan kembali kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama saat kondisi darurat.

“Sebagaimana arahan Pak Kapolda, bahwa personel Polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama pada saat kondisi darurat,” kata Budi Hermanto. Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan Polri untuk memanfaatkan layanan call center 110 yang beroperasi 24 jam.

Advertisement