Berita

Banjir Cirebon Rendam Tiga Kecamatan, 1.505 Warga Terdampak Luapan Sungai

Advertisement

Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sejak Kamis (12/2/2026) malam, menyebabkan 1.505 warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi hingga 150 sentimeter. Peristiwa ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi dengan durasi lama di wilayah hulu dan hilir sungai.

Penyebab dan Lokasi Banjir

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meningkatnya debit Sungai Cijangkelok dan Sungai Cisangarung yang meluap ke permukiman warga. “Peristiwa banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Pasaleman, Ciledug, dan Losari,” ujar Hadi, dilansir detikJabar, Jumat (13/2/2026).

Dampak Banjir

Ketinggian air di lokasi terdampak bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga 150 sentimeter. Genangan tertinggi dilaporkan terjadi di Desa Ciledug Wetan. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 485 keluarga atau 1.505 jiwa terdampak banjir tersebut. Sekitar 150 jiwa sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman ketika debit air berada di puncaknya.

Advertisement

“Tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa ini,” tegas Hadi.

Kerusakan Infrastruktur

Selain berdampak pada warga, sedikitnya 388 unit rumah dilaporkan terendam air di tiga desa terdampak. BPBD juga mencatat adanya kerusakan infrastruktur berupa satu titik tembok penahan tanah yang rusak ringan akibat tergerus arus.

Advertisement