Berita

Banjir Bogor: 68 Rumah Terendam Lumpur dan Batu di Dua Desa

Advertisement

Bogor, Jawa Barat – Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama menyebabkan banjir menerjang dua desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (12/2/2026). Banjir tersebut dilaporkan merendam 68 rumah dan membawa material lumpur serta batu.

Dua Desa Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat banjir terjadi di Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti. Di Desa Bojong Koneng, banjir menyebabkan akses jalan lingkungan terdampak material lumpur dan bebatuan.

Muhamad Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menjelaskan, “Lokasi banjir di Jalan Bali Raya Desa Bojong Koneng. Disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan air dari anak kali perumahan meluap, dengan membawa material lumpur dan batu.” Ia menambahkan, “(Dampak banjir) akses jalan lingkungan di wilayah tersebut terdampak material lumpur dan bebatuan pascabanjir.”

Personel BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk pembersihan jalan dari lumpur dan bebatuan. “Saat ini banjir sudah berangsur surut. Material lumpur dan bebatuan yang menutupi jalan sedang dibersihkan oleh pihak pengembang. Satu unit kendaraan roda empat terbawa arus banjir, namun sudah dievakuasi,” ujar Adam.

Advertisement

Kerusakan dan Dampak di Cijayanti

Sementara itu, di Desa Cijayanti, banjir sempat merendam 68 rumah yang dihuni oleh 225 jiwa, dengan ketinggian air mencapai 140 sentimeter. Banjir juga menyebabkan kerusakan pada lima unit rumah warga.

Adi Sumardi, Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menjelaskan penyebabnya, “Dikarenakan hujan deras yang berintensitas tinggi dengan waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan aliran kali Cijayanti meluap dan merendam pemukiman warga sekitar di wilayah tersebut dengan ketinggian air yang bervariasi mulai dari 50 CM hingga 160 CM.”

Berdasarkan hasil kajian cepat, tercatat empat unit rumah mengalami rusak sedang, satu unit rumah rusak ringan, dan 68 unit rumah yang dihuni 255 jiwa terdampak atau terendam banjir.

Advertisement