Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dilanda banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 70 sentimeter, merendam permukiman warga dan area persawahan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni menyatakan bahwa banjir yang awalnya melanda 179 titik di 15 kecamatan, kini menyisakan genangan di 9 kecamatan.
Penyebab Banjir
Menurut Kombes Sumarni, intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama banjir. Selain itu, meluapnya debit air di Kali CBL turut memperparah kondisi. Ia menambahkan, faktor lain seperti buruknya sistem drainase, banyaknya sampah dan eceng gondok, serta keberadaan bangunan liar (bangli) di area drainase juga berkontribusi terhadap terjadinya banjir.
“Ada peran serta penyebabnya selain curah hujan tinggi, beberapa perumahan berada di lokasi lokasi dekat kantong air, buruknya drainase, sampah, eceng gondok, banyak bangli di lokasi drainase air,” jelasnya.
Polisi telah melakukan evakuasi terhadap ribuan warga yang terdampak banjir di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi. Perahu karet disiapkan untuk membantu proses evakuasi.
Direktorat Samapta dan Brimob Polda Metro Jaya mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi. Bantuan perlengkapan darurat seperti tikar, selimut, perlengkapan mandi, popok bayi, dan sembako juga telah didistribusikan ke 15 kecamatan yang terdampak.
Kecamatan Terdampak
Beberapa kecamatan yang dilaporkan terendam banjir antara lain:
- Kecamatan Muara Gembong: Melanda 3 desa (Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jayasakti, Desa Pantai Bahagia). Ketinggian air rata-rata 10-30 cm.
- Kecamatan Sukatani: Menggenangi 4 desa. Di Desa Sukamulya, banjir merendam Perum Balika dan Perum Gardenia (5-10 cm), serta SDN 05 Sukamulya (5-20 cm). Di Desa Sukadarma, ketinggian air 10-30 cm menggenangi permukiman di Kampung Ceger, Kampung Dandu, dan Perum CPM. Di Desa Sukamanah, ketinggian air mencapai 30 cm menggenangi Perum Star Perdana, Perum Grita Artha Pratama, dan Perum Cikarang Griya Pratama.
- Kecamatan Sukakarya: Banjir menggenangi 6 desa. Titik terparah berada di Perum Villa Kencana Cikarang, Desa Sukajadi, dengan ketinggian air mencapai 50-70 cm.
Di Perum Villa Kencana Cikarang, dua posko didirikan di Kantor Desa Sukajadi dan SDN 01 Sukajadi, menampung 1.222 orang pengungsi.






