Tangerang – Perumahan Taman Cikande di Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, dilanda banjir parah sejak Minggu (11/1/2026). Ketinggian air bervariasi, mulai dari 70 cm hingga mencapai 2 meter di beberapa titik, terutama di permukiman warga RT 05 RW 03.
Luapan Sungai Cidurian Perparah Banjir
Ketua RW 03, Fiktor Silaen, menyatakan bahwa banjir yang melanda perumahan tersebut terus meluas akibat luapan Sungai Cidurian. “Ketinggian air sampai dua meter, untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas,” ujar Fiktor, dilansir Antara, Rabu (14/1/2026).
Bencana ini telah berdampak pada 222 kepala keluarga (KK). Fiktor memperkirakan ketinggian air akan terus bertambah seiring meningkatnya volume air.
Warga Evakuasi Barang dan Butuh Bantuan Logistik
Warga di RW/RT 03/05 terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman. Untuk mengakses rumah yang terendam, warga menggunakan perahu rakit darurat yang terbuat dari susunan galon air dan tong plastik.
“Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK,” jelas Fiktor.
Saat ini, ratusan korban banjir sangat membutuhkan bantuan logistik, termasuk sandang, pangan, dan obat-obatan. Kebutuhan mendesak meliputi makanan pokok seperti mi instan dan telur, serta obat-obatan.
Harapan Bantuan Pemerintah dan Swadaya Masyarakat
Fiktor Silaen berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Sementara itu, masyarakat setempat secara swadaya telah membangun tenda dan dapur umum untuk para pengungsi.
Simak juga video terkait banjir di ruas jalan depan Jakarta Islamic Center.






