Berita

Banjir Bandang Terjang Guci Tegal, Kolam Air Panas Hancur dan Tiga Jembatan Putus

Advertisement

Kawasan wisata alam Guci di Kabupaten Tegal kembali dilanda banjir bandang. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas wisata, termasuk hancurnya kolam air panas dan putusnya tiga jembatan.

Kerusakan Parah Akibat Banjir

Banjir bandang yang menerjang Kali Gung membuat sejumlah pancuran air panas di Guci rata dengan tanah. “Banjir bandang Kali Gung menyebabkan Pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar juga roboh. Pancuran Barokah juga sudah rata tanah, Pancuran Lima juga sama. Jembatan gantung di pancuran lima juga sudah hanyut. Satu alat berat beko di pancuran 13 juga hanyut,” ujar Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam, pada Sabtu (24/1/2026).

Kronologi Kejadian Menurut Warga

Menurut Taufiq, warga RT 04, RW 02 Desa Guci, debit air Kali Gung meningkat drastis secara tiba-tiba pada Jumat (23/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Peningkatan debit air ini didahului oleh suara gemuruh dari arah hulu sungai sebelum banjir bandang menerjang kawasan wisata.

“Awalnya hanya hujan deras. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh,” tutur Taufiq.

Advertisement

Pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi, tinggi air dilaporkan mencapai sekitar tujuh meter. Jembatan yang menjadi akses wisatawan tidak mampu menahan derasnya arus yang bercampur dengan material lumpur dan pasir, sehingga menyebabkan jembatan tersebut putus.

“Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir,” jelas Taufiq.

Advertisement