Pandeglang – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (16/1/2026) malam. Kenaikan debit air ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu, menyebabkan Sungai Cilemer meluap dan merendam empat kampung.
Sungai Cilemer Meluap Akibat Hujan Deras
Kepala Desa Idaman, Ilman, menjelaskan bahwa banjir susulan terjadi setelah air sempat surut pada siang hari. “Hujan di hulu di daerah Pandeglang, dan daerah Jalupang (Lebak) sehingga akhirnya turun ke sini, naik ke perkampungan,” ujar Ilman pada Kamis malam. Ia menambahkan bahwa air mulai naik kembali sekitar pukul 18.00 WIB atau setelah waktu Magrib.
Ribuan Warga Terdampak, Sebagian Mengungsi
Berdasarkan laporan Ilman, banjir kali ini merendam empat kampung di Desa Idaman. Total ada 1.266 jiwa yang terdampak langsung oleh genangan air. Sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka masih tergenang. “10 KK masih mengungsi karena rumahnya masih tergenang air,” jelas Ilman.
Kekhawatiran Warga Akibat Banjir Berulang
Warga Desa Idaman menyatakan kekhawatiran mereka terhadap banjir yang terus berulang. Encun Surtiah, salah seorang warga, mengungkapkan keresahannya melihat hujan yang masih mengguyur wilayah Patia. Ia menuturkan bahwa sejak akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, daerahnya telah dilanda banjir sebanyak empat kali. “Kalau hujan begini terus, takut hujan naik lagi,” tuturnya, menyuarakan kecemasan akan potensi banjir susulan.






