Banjir melanda Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Jumat (23/1/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai 80 sentimeter di beberapa titik, namun tidak ada warga yang terpaksa dievakuasi.
Ratusan Keluarga Terdampak
Lurah Bintara, Ahmad Supriatna, menyatakan sebanyak 287 Kepala Keluarga (KK) terdampak genangan air. Ia menjelaskan bahwa tidak semua wilayah di Kelurahan Bintara terendam banjir karena perbedaan ketinggian geografis.
“Kalau bicara banjir gitu kan, tentunya memang kita lihat dari letak geografis Kelurahan Bintara ini itu memang kita tidak semua kelurahan terdampak banjir. Jadi memang ada beberapa titik yang memang cukup rendah lokasinya,” ujar Ahmad saat ditemui di Posko Banjir Kelurahan Bintara.
Data yang dihimpun dari pengurus RT setempat menunjukkan rincian dampak banjir per RW:
- RW 2:
- RT 01: 60 KK
- RT 08: 52 KK
- RT 16: 70 KK
- RT 20: 50 KK
- RT 19: 30 KK
- RT 09: 25 KK
Ketinggian Air Lebih Rendah, Evakuasi Tak Diperlukan
Meskipun ratusan keluarga terdampak, Ahmad memastikan tidak ada warga yang perlu dievakuasi. Hal ini disebabkan ketinggian banjir yang dinilai lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk di RT 8 sini tadi yang disampaikan oleh Pak RW (ketinggian banjir) antara 70 sampai 80 senti. Tetapi juga ada di RW 14 juga yang terdampak banjir yang memang sama itunya ini juga ketinggiannya cuma 60 senti, tadi saya ke sana juga. Juga di RW 3 yang ada dapur umum juga saya tanyakan juga tidak terlalu tinggi gitu kan. Makanya di Bintara ini tidak perlu adanya evakuasi karena itu tadi, ketika hujan berhenti ya air cepat surut,” jelasnya.
Upaya Penanggulangan dan Harapan
Pihak kelurahan telah melakukan berbagai upaya penanggulangan, mulai dari pendataan titik banjir, memfasilitasi dapur umum, hingga menyediakan obat-obatan melalui puskesmas.
Ahmad berharap warga terdampak banjir diberikan kesabaran. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kelurahan untuk terus hadir dan mendukung warga.
“Saya berharap kepada warga kita di Bintara khususnya yang berdampak banjir ini ya mungkin lebih kesabaran tentunya, karena kami pihak pemerintah terus men- support , terus hadir baik itu melalui lingkungan RT, RW yang ada di sini,” ucapnya.
Evaluasi Pascabanjir
Kelurahan Bintara akan melakukan evaluasi menyeluruh pascabanjir. Tim khusus disiapkan untuk mendata bantuan bagi warga serta menganalisis penyebab banjir agar dapat dilakukan perbaikan infrastruktur di masa mendatang.
“Makanya kami juga di kelurahan ada tim, ada tim yang mendata terkait dengan bantuan dan juga ada tim yang namanya nanti untuk mendata kenapa juga banjir seperti ini, nanti kan bisa ada tindak lanjut nanti pascabanjir itu tadi. Contoh: oh ini banjir terlalu lama apakah salurannya nanti perlu kita perbaiki, pembenahan seperti itu, evaluasi seperti itu,” imbuhnya.






