Berita

Banjir 70 Cm di Jl DI Pandjaitan Jaktim, Polisi Sempat Izinkan Motor Lawan Arah

Advertisement

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta Timur pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan Jalan DI Pandjaitan terendam banjir hingga ketinggian 70 cm. Kondisi tersebut sempat memicu penerapan rekayasa lalu lintas berupa contraflow atau lawan arah khusus bagi pengendara sepeda motor.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Eko Apriyanto mengonfirmasi bahwa rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan saat genangan air mencapai puncaknya. “Iya (sempat dilakukan contraflow) untuk yang pakai motor aja. Dari itu aja tadi, dari Wika ke Halim lama, tapi tadi pas hujan pas banjir aja, dikit doang. (Sekarang) sudah nggak, tadi pas banjir aja, pas hujan, sekarang sudah nggak, sudah normal,” ujar Eko saat dikonfirmasi.

Saat ini, banjir di Jalan DI Pandjaitan dilaporkan mulai surut. Ketinggian air yang sebelumnya mencapai 70 cm, kini dilaporkan hanya tersisa sekitar 10 cm. “(Sekarang) sudah surut. Sekarang tinggal 10 cm. Sudah surut kok, sudah, sudah normal, genangan aja,” kata Eko.

Advertisement

Genangan air di kawasan tersebut mulai muncul sekitar pukul 06.00 WIB. Meskipun sempat surut, ketinggian air kembali meningkat menjelang siang hari. Banjir yang terjadi menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi, bahkan dilaporkan mengular hingga ke depan gedung Kodam Jayakarta.

“(Macet) sampai Kodam situ, Cawang UKI,” tutur Eko merujuk pada titik kemacetan yang terjadi akibat genangan air tersebut.

Advertisement