— Jakarta — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggoda Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat peresmian proyek Liquefied Natural Gas (Gas Alam Cair) Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku. Bahlil menyinggung alasan Nusron mengenakan kacamata hitam dengan bercanda karena sedih atas kekalahan Inggris dari Argentina.

Acara tersebut juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri. Bahlil membuka sambutannya dengan menyapa Presiden serta menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam peresmian groundbreaking proyek gas Masela.

“Yang sama-sama kita hormati Bapak Haji Prabowo Subianto. Bapak Presiden, kami menyampaikan ucapan terima kasih dari seluruh rakyat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” kata Bahlil, seperti terlihat, Kamis (16/7/2026).

“Saya begitu mendarat, balihonya dari bandara sampai di lokasi acara, Pak. Dan wajahnya hanya wajah Bapak Presiden. Ini menunjukkan kecintaan masyarakat Kepulauan Tanimbar kepada Bapak Presiden, dan kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang berkenan melakukan peresmian groundbreaking,” lanjutnya.

Bahlil kemudian menyapa anggota kabinet yang hadir, termasuk Nusron Wahid. Ia kembali melontarkan candaan soal kacamata Nusron yang gelap.

“Yang saya hormati Menteri Kabinet Merah Putih. Bapak Presiden, kami melaporkan yang bersama-sama kami di Tanimbar sekarang adalah Menteri Bappenas. Ada Pak Nusron, Bapak Presiden, kacamatanya hitam. Mungkin karena Inggris kalah dari Argentina, sehingga dia sedih. Kemudian ada Kepala KSP hadir juga,” ujarnya.

Selain menyapa jajaran pusat, Bahlil juga menyampaikan salam kepada pemerintah daerah setempat. Ia memberi pujian kepada Gubernur Maluku, menyebutkan latar partainya.

“Yang kami hormati Gubernur Maluku, senior saya, Bapak Hendrik Lewerissa beserta jajaran Forkopimda. Ini Pak Hendrik ini kader Gerindra, ya? Jadi betul-betul paten betul Bapak Gubernur ini,” ucapnya.