Berita

Awal 2026: 37 Titik Bencana Terjadi, 145 Ribu Warga Terdampak di Seluruh Indonesia

Advertisement

Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sedikitnya 37 titik kejadian bencana telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada awal tahun 2026. Bencana tersebut dilaporkan berdampak pada 145.538 jiwa.

Data Bencana Awal 2026

Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo dalam rapat kerja bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (3/2/2026). Menurut data yang dihimpun Kementerian Sosial hingga 1 Februari 2026, bencana tersebut tersebar di 16 provinsi dan 36 kabupaten/kota.

“Penanganan 34 kejadian bencana di awal tahun 2026. Jadi Kemensos di awal tahun 2026 ini sampai tanggal 1 Februari kemarin, kita mencatat ada 37 titik kejadian bencana alam yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Agus Jabo.

Ia menambahkan, “Daerah terdampak untuk Januari 2026, ada 16 provinsi, terus kemudian untuk kabupaten atau kota ada di 36 titik.”

Rincian Dampak Bencana

Bencana yang tercatat meliputi berbagai jenis, dengan rincian sebagai berikut:

Advertisement

  • Banjir: 110.509 jiwa terdampak
  • Banjir bandang: 5.234 jiwa terdampak
  • Banjir bandang dan tanah longsor: 380 jiwa terdampak
  • Banjir dan tanah longsor: 19.656 jiwa terdampak
  • Kebakaran: 11 jiwa terdampak
  • Tanah longsor: 113 jiwa terdampak
  • Tanah longsor disertai angin puting beliung: 1.485 jiwa terdampak

Secara keseluruhan, dampak korban jiwa dari bencana di bulan Januari 2026 mencatat sekitar 50 orang meninggal dunia, 109 orang terluka, dan 145.538 jiwa terdampak.

Bantuan dan Kerugian

Selain korban jiwa, bencana tersebut juga berdampak pada infrastruktur. Sebanyak 26.207 rumah dilaporkan terdampak.

Untuk penanganan kedaruratan pada bulan Januari 2026, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai Rp13.759.508.626.

Advertisement