Bogor – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bantarjati, Kota Bogor, menyebabkan atap sebuah rumah warga ambruk. Peristiwa ini memaksa satu keluarga untuk mengungsi karena rumah mereka dinyatakan tidak layak huni.
Rumah Bangunan Tua Tak Kuat Tahan Hujan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko, menjelaskan bahwa ambruknya atap rumah tersebut disebabkan oleh kombinasi faktor. “Satu unit rumah ambruk dikarenakan hujan yang terus-menerus dan bangunan merupakan bangunan lama, serta kayu-kayu atap sudah keropos,” ujar Dimas kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).
Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada siang hari, sekitar pukul 13.00 WIB. Kerusakan utama terjadi pada bagian ruang kamar dan dapur rumah tersebut. “Kayu kuda-kuda patah dan keropos sehingga atap bagian dapur dan atap bagian kamar menjadi ambruk,” jelas Dimas.
Tindak Lanjut dan Pengungsian
Tim BPBD telah melakukan asesmen, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat di lokasi kejadian. “Asesmen, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan. Evakuasi material atap yang ambruk serta pemasangan terpal sudah dilakukan,” imbuh Dimas.
Dimas menambahkan bahwa perlu adanya tindak lanjut dari dinas terkait mengingat potensi perluasan kerusakan yang dapat membahayakan penghuni. Untuk sementara waktu, keluarga yang terdampak memilih mengungsi ke rumah kerabat mereka karena khawatir akan adanya kejadian susulan.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Untuk sementara sebagian keluarga tinggal di bagian kamar depan dan ada yang tinggal di rumah anaknya. Kondisi rumah tidak layak huni, kayu-kayu keseluruhan pun dikhawatirkan ambruk, karena sudah pada rapuh dan atap asbes sudah miring,” tutup Dimas.






