Berita

Antisipasi Banjir Jakarta: Pemprov DKI Gencar Keruk Sungai dan Optimalkan Modifikasi Cuaca

Advertisement

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengingatkan warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan guna meminimalkan potensi banjir di ibu kota. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap prediksi cuaca ekstrem yang akan melanda DKI Jakarta.

Upaya Penanganan Banjir Terpadu

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyatakan bahwa Pemprov DKI akan memaksimalkan pengerukan sungai dan saluran air. “Imbauan kepada warga untuk membersihkan saluran lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Pemprov DKI tidak hanya bergantung pada satu langkah, tapi menggabungkan modifikasi cuaca, pengerukan masif, pengelolaan air dan kesiapsiagaan masyarakat,” kata Chico kepada wartawan pada Selasa (27/1/2026).

Chico menjelaskan bahwa modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih terus dioptimalkan. “Operasi masih terus berjalan dengan sorti-sorti penyemaian yang difokuskan di wilayah potensial seperti Selat Sunda dan sekitarnya untuk menekan intensitas hujan di ibu kota,” ujarnya.

Pengerukan Sungai dan Normalisasi

Selain itu, Pemprov DKI juga mengerahkan 200 unit ekskavator yang tersebar di lima wilayah kota untuk mempercepat pengerukan sungai, kali, dan saluran air utama. “Kami juga mengerahkan 200 unit ekskavator yang tersebar di lima wilayah kota untuk percepatan pengerukan sungai, kali, dan saluran air utama (termasuk normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, Cakung Lama, dan kali-kali lain seperti Kali Sepak di Kembangan yang sudah ditinjau langsung). Ini bagian dari upaya struktural dan non-struktural untuk mengurangi risiko genangan dan banjir,” jelas Chico.

Advertisement

Pemprov juga meningkatkan kesiagaan pintu air dan pompa di seluruh daerah rawan banjir. Koordinasi intensif dengan lurah, camat, dan relawan terus dilakukan untuk memonitor genangan secara real-time.

Peringatan Dini BMKG

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk melakukan antisipasi.

Prediksi Cuaca BMKG per 27 Januari 2026:

  • Waspada (hujan sedang-lebat): Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
  • Siaga (hujan lebat-sangat lebat): Banten, Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, NTB, dan NTT.
  • Awas (hujan sangat lebat-ekstrem): Jawa Barat (Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang).
  • Angin kencang: Banten, Jawa Timur, Maluku, NTT, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara.

“Kami terus pantau perkembangan cuaca dari BMKG setiap harinya dan akan sesuaikan langkah antisipasi secara dinamis,” tutup Chico.

Advertisement