Berita7 — PADANG – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan dengan memberikan bantuan senilai Rp 60 juta. Bantuan ini ditujukan untuk tiga alumni MAS Perguruan Islam Ar Risalah yang berhasil lolos seleksi masuk Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir.
Ketiga siswa berprestasi tersebut adalah Zahra Azzakiah, Hanifah Djoelvinanda, dan Hauraaul Himmaty Ulya. Ketiganya berhasil menembus salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia. Namun, impian mereka terancam tertunda akibat kendala finansial untuk biaya keberangkatan, termasuk pengurusan visa dan kebutuhan awal lainnya. Salah satu dari mereka bahkan merupakan anak yatim piatu.
Andre Rosiade menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para siswa agar mereka dapat segera berangkat ke Mesir. “Insyaallah kalau sudah diterima di Universitas Al Azhar, biasanya akan ada berbagai beasiswa dan bantuan lainnya. Yang penting adik-adik bisa berangkat dulu. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan kembali nanti untuk membangun bangsa,” ujar Andre dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (25/7/2026).
Ia menambahkan, dirinya bangga melihat generasi muda Sumatera Barat mampu bersaing di perguruan tinggi kelas dunia. Menurut Andre, keterbatasan ekonomi seharusnya tidak menjadi halangan bagi anak-anak berprestasi untuk meraih cita-cita mereka.
Informasi mengenai kondisi ketiga alumni tersebut sebelumnya disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 14 Padang, Yuneiti. Di hadapan Kepala SMAN 14 Padang Evidel dan majelis guru, Yuneiti menceritakan bahwa putrinya bersama dua rekannya telah diterima di Al Azhar, namun menghadapi kesulitan biaya keberangkatan.
“Kami mendengar Pak Andre sudah banyak membantu masyarakat, termasuk pendidikan dan beasiswa. Kami berharap Pak Andre bisa membantu anak kami dan dua temannya agar bisa berangkat ke Mesir. Salah satunya bahkan anak yatim piatu,” ujar Yuneiti saat itu.
Mendengar hal tersebut, Andre Rosiade segera mengambil keputusan untuk memberikan bantuan. Ia menyatakan akan memberikan Rp 20 juta kepada masing-masing siswa, sehingga total bantuan yang diserahkan mencapai Rp 60 juta. Suasana haru menyelimuti ruangan saat Andre Rosiade menyerahkan bantuan tunai tersebut.
Yuneiti mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Andre Rosiade. Ini menjadi keberkahan yang luar biasa bagi anak-anak kami,” ucapnya. Ia berharap bantuan ini memberikan harapan baru bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan di Al Azhar dan mendoakan agar kebaikan Andre dibalas oleh Tuhan.
Kepala SMAN 14 Padang, Evidel, turut mengapresiasi kepedulian Andre Rosiade terhadap dunia pendidikan di Sumatera Barat. “Pak Andre tidak hanya membantu pembangunan sekolah kami, tetapi juga memberikan perhatian kepada anak-anak berprestasi dari sekolah lain yang membutuhkan uluran tangan. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat,” tutur Evidel.
Bantuan ini menjadi angin segar bagi ketiga calon mahasiswa tersebut, memberikan harapan yang lebih besar untuk menimba ilmu di Kairo dan mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah internasional.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.