Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2026, Alfamart menyalurkan 510.000 butir telur sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Program ‘Satu Telur Sehari’ ini menyasar 34 kabupaten dan kota dengan prevalensi stunting tinggi, menargetkan 2.700 anak melalui pendampingan gizi selama tiga hingga enam bulan.
Jumlah intervensi pada 2026 ini melanjutkan program yang telah berjalan sejak 2024. Tahap awal program telah mendistribusikan lebih dari 292.000 butir telur kepada 1.662 anak yang terindikasi stunting.
Program ini merupakan intervensi gizi langsung untuk anak-anak yang membutuhkan asupan protein hewani pada masa pertumbuhan krusial. Hasil pemantauan bersama dinas terkait dan kader posyandu menunjukkan lebih dari 75% penerima manfaat mengalami peningkatan status gizi. Capaian ini didukung oleh asupan protein, edukasi gizi berkelanjutan, dan perubahan pola asuh keluarga.
Selain intervensi gizi, Alfamart memberdayakan keluarga melalui edukasi gizi bagi orang tua, penguatan peran ibu, dan pendampingan perubahan perilaku hidup sehat di rumah tangga.
Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi dengan dinas terkait dan kader posyandu setempat. Setiap anak menerima satu telur per hari sebagai sumber protein hewani esensial, disertai pendampingan rutin untuk pemantauan tumbuh kembang anak.
Komitmen Konsistensi Intervensi Gizi
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, menyatakan bahwa momentum Hari Gizi Nasional 2026 menjadi pengingat pentingnya konsistensi intervensi gizi sejak dini. “Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemenuhan asupan gizi, tetapi juga pada penguatan keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak,” ujar Rani dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).
Intervensi gizi ini merupakan bagian dari program ‘Alfamart Sahabat Posyandu’ yang memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi gizi keluarga.
Hingga akhir 2025, program ‘Alfamart Sahabat Posyandu’ telah menjangkau lebih dari 70.000 ibu dan anak di lebih dari 800 titik posyandu di 34 kota. Pada 2026, Alfamart menargetkan penambahan 40.000 penerima manfaat, sehingga totalnya diharapkan melampaui 100.000 ibu dan anak.
“Momen Hari Gizi Nasional menjadi pengingat peran kami dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Melalui program ‘Satu Telur Sehari’ dan Alfamart ‘Sahabat Posyandu’, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi secara konsisten dan berkelanjutan,” tambah Rani.
Dengan intervensi gizi terukur dan penguatan keluarga, upaya pencegahan stunting diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kualitas awal kehidupan anak Indonesia.






