Berita

Airlangga: Kesepakatan Tarif Impor dengan AS Rampung, Tunggu Legal Drafting dan Jadwal Presiden

Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa negosiasi mengenai tarif impor dengan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kata sepakat. Tahap selanjutnya kini berfokus pada penyempurnaan dan penyusunan dokumen legal (legal drafting).

Kesepakatan Tarif Impor Selesai, Tunggu Penandatanganan

“Negosiasi dengan Amerika seluruh pembicaraan sebetulnya sudah selesai. Tinggal fine tuning di legal drafting,” ujar Airlangga seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Mengenai penandatanganan kesepakatan oleh kedua kepala negara, Airlangga menyebutkan bahwa hal tersebut hanya menunggu penentuan jadwal. Ia belum dapat memastikan kapan jadwal pasti penandatanganan tersebut akan dilaksanakan.

“Dan berikutnya tinggal menunggu jadwal yang akan ditentukan, jadwal bersama antara Bapak Presiden (Prabowo) dan Presiden Trump,” jelasnya.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa detail mengenai kesepakatan tersebut belum dapat diungkapkan karena masih terikat dengan perjanjian kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA). Informasi rinci baru akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi dilakukan.

Advertisement

“Dapetnya belum. Nanti belum, karena kita masih ada Non-Disclosure Agreement. Baru di- disclose sesudah ditandatangani,” tuturnya.

Dinamika Jadwal Penandatanganan

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa penundaan jadwal penandatanganan kesepakatan tarif impor ini disebabkan oleh dinamika kegiatan yang terjadi belakangan ini. Ia mencontohkan adanya agenda penting lain seperti penandatanganan Board of Peace yang turut menggeser jadwal kegiatan lainnya.

“Ya karena ini kan kemarin dinamika, kemarin ada penandatanganan Board of Peace dan sebagainya. Ini kan menggeser berbagai kegiatan. Tetapi kan kita lihat saja Board of Peace Pak Presiden juga tanda tangan,” imbuhnya.

Advertisement