Jakarta – Tanggal 16 Januari 2026 akan menandai sejumlah peringatan penting, mencakup aspek keagamaan, literasi, hingga isu sosial internasional. Momen ini kerap menarik perhatian karena diperingati oleh berbagai kalangan dengan latar belakang yang beragam, masing-masing dengan makna historis dan sosial yang berbeda.
Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
Pada 16 Januari 2026, umat Islam akan memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Peristiwa monumental ini mengisahkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dilanjutkan ke Sidratul Muntaha dalam satu malam. Diperingati setiap 27 Rajab, Isra Mikraj menjadi momentum refleksi keimanan dan penguatan ibadah, khususnya terkait perintah salat lima waktu. Di Indonesia, peringatan ini lazim diisi dengan pengajian, ceramah keagamaan, dan berbagai kegiatan keislaman lainnya di masjid, sekolah, maupun instansi.
Hari Penerbit Buku
Selain peringatan keagamaan, 16 Januari juga ditetapkan sebagai Hari Penerbit Buku atau Book Publishers Day. Hari ini didedikasikan untuk mengapresiasi peran vital penerbit dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan, literasi, dan karya intelektual kepada masyarakat luas. Peringatan ini menjadi sarana untuk menyoroti kontribusi industri penerbitan dalam mendukung pendidikan dan budaya membaca, serta menekankan pentingnya buku sebagai sumber informasi yang kredibel dan sarana pengembangan wawasan.
Hari Fetish Internasional
Tanggal 16 Januari juga diperingati sebagai Hari Fetish Internasional atau International Fetish Day. Peringatan ini pertama kali dicetuskan sebagai bagian dari kampanye kesadaran dan penerimaan terhadap keberagaman preferensi individu secara global. Hari Fetish Internasional bertujuan mendorong pemahaman, dialog terbuka, serta pengurangan stigma sosial terhadap topik yang sering dianggap sensitif. Peringatan ini umumnya diperingati secara terbatas oleh komunitas tertentu dan lebih dikenal dalam lingkup internasional.






