Berita7 — Sebanyak 1.147 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi dilepas untuk mengikuti Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar. Program kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan UPI ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Para mahasiswa ini akan menjalani praktik mengajar selama enam bulan, yang setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS). Mereka akan ditempatkan di 364 sekolah yang terdiri dari 230 SMA, 116 SMK, dan 18 Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh penjuru Jawa Barat. Selama bertugas, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari dosen pembimbing UPI serta guru pamong di sekolah masing-masing.
Program Probidik Gema Jabar dirancang secara khusus untuk membantu mengatasi tantangan kekurangan tenaga pendidik di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Menurut Dedi Mulyadi, program ini menawarkan kesempatan emas bagi para mahasiswa untuk tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku perkuliahan, tetapi juga untuk memperoleh pengalaman langsung dalam dunia mengajar. Pengalaman ini sangat berharga, terutama dalam membangun pemahaman dan empati saat berinteraksi dengan para siswa.
“Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama 6 bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Dedi juga mendorong para mahasiswa untuk memperluas wawasan mereka mengenai kondisi Jawa Barat secara menyeluruh, melampaui batas-batas perkotaan.
“Harus mengenal Jabar bukan kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan,” tegasnya.
Ia berpesan agar para calon guru ini tidak ragu untuk kembali mengabdi di sekolah tempat mereka pernah mengajar, bahkan jika ditugaskan di daerah pelosok.
Salah seorang peserta program, Andika Darmawan dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UPI, mengungkapkan antusiasmenya terhadap Probidik Gema Jabar. Ia merasa program ini sejalan dengan cita-citanya untuk menjadi seorang pendidik.
“Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi kedepan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya,” ucapnya.
Mahasiswi UPI lainnya, Regina, yang ditugaskan di SMK 28 Bandung, juga menyampaikan harapan serupa. Ia berharap program ini berjalan lancar dan menjadi bekal berharga sebelum terjun sepenuhnya ke dunia profesional sebagai tenaga pendidik.
“Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa Probidik Gema Jabar merupakan bukti nyata komitmen UPI dan Pemprov Jawa Barat dalam mewujudkan peran perguruan tinggi yang memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat. Ia berharap program ini dapat berkontribusi pada optimalisasi proses belajar mengajar, pemenuhan hak belajar peserta didik, serta memberikan kesempatan praktis bagi mahasiswa.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.